Kadin Optimis terhadap Perkembangan Perundingan IEU-CEPA

  • Wednesday, 07 November 2018
  • 15
Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani menilai perjanjian dagang Indonesia - Uni Eropa bertajuk Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) masih membutuhkan waktu penuntasan. Namun, dia optimis perjanjian tersebut bisa diselesaikan tahun depan.

"Semoga saja IEU-CEPA bisa rampung tahun depan karena perjanjian ini sangat dinantikan pengusaha," ujar Shinta sebagaimana dikutip Investor Daily, Senin (5/11/2018).

Dia menjelaskan, rampungnya IEU-CEPA dinantikan pengusaha nasional karena akan membawa dampak positif ke banyak sektor, terutama pembukaan akses ke pasar negara-negara Eropa. Sektor-sektor tersebut antara lain tekstil dan produk dari tekstil (TPT), sepatu, makanan dan minuman. 

Dia memprediksi akan terjadi peningkatan ekspor ke Eropa jika IEU-CEPA telah rampung. Peningkatan yang terjadi bisa mencapai dua kali lipat nilai ekspor saat ini.

"Keuntungan lainnya adalah hubungan bilateral Indonesia - UE akan semakin baik," kata Shinta.

Ada beberapa hal yang masih menyebabkan IEU-CEPA masih membutuhkan waktu penuntasan. Dari sisi UE, produk-produk Indonesia masih dipandang tidak ramah lingkungan. Sementara dari sisi RI, pemerintah terus mendorong penekanan pada aspek lokal konten dan transfer teknologi.