Generasi Muda Perlu Didorong Merintis Bisnis Waralaba

  • Thursday, 11 October 2018
  • 34
Geliat bisnis waralaba di Indonesia saat ini dipandang mampu berkontribusi bagi roda perekonomian, terutama dari sisi pembukaan ruang usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

"Bisnis waralaba ini untuk menggerakan perekonomian nasional dan menciptakan iklim usaha yang positif di industri waralaba," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani di acara pameran waralaba di Jakata, Jumat (5/10/2018)

Menurut Rosan, potensi pengembangan bisnis ini sangat besar karena skala keekonomiannya mencakup lingkup UMKM hingga usaha menengah. Jenis usaha beragam, dengan nuansa tradisional, modern, kontemporer, dan lain-lain, sesuai dengan pilihan dan selera entrepreneur.

Ragam pola usaha semacam itu, dalam pandangan pandangan Rosan, cocok dengan kedinamisan yang dimiliki kalangan muda. Karena itu, dia mendorong anak-anak muda untuk menjajal peluang untuk mengembangkan potensi kewirausahaan.

"Anak muda saat ini makin tumbuh rasa ingin berusaha, terjun dan membuka usaha dan ciptakan lapangan kerja. Di sini tidak hanya ada pameran, tapi kelas-kelas, coaching, ada business matching yang tentu akan berguna," kata Rosan.

Rosan mengharapkan pameran tersebut dapat memunculkan pelaku usaha waralaba baru di Indonesia. Terutama pelaku usaha yang kreatif dan inovatif serta mampu bersaing di pasar global.

Dengan semakin banyak masyarakat yang telibat dalam bisnis waralaba maka secara riil lapangan kerja yang dibuka pun semakin banyak. Karena itulah bisnis waralaba bisa dikategorikan sebagai sektor yang potensial menciptakan lapangan kerja yang luas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Waralaba, Lisensi dan Kemitraan Levita Supit mengatakan pihaknya akan terus mendukung kegiatan yang mendorong majunya industri waralaba Indonesia. Menurut dia, pameran ini juga dapat memberikan ruang bagi para waralaba lokal untuk mempromosikan brandnya ke pasar dunia, sekaligus menambah pengetahuan mengenai bisnis waralaba dari para pakar waralaba dalam dan luar negeri.