Kadin Indonesia dan Zanzibar Jajaki Peluang Perdagangan dan Investasi

  • Friday, 03 August 2018
  • 42
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai saat ini kerjasama perdagangan dengan tujuan ekspor baru perlu terus ditingkatkan untuk mendongkrak nilai dan volume ekspor nasional.

“Pembentukan kemitraan ekonomi dengan negara-negara di luar tradisi tujuan ekspor kita selama ini harus dilakukan, salah satunya dengan negara Zanzibar (Tanzania) ini,” Ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani di sela-sela pertemuan Kadin dengan Presiden Zanzibar, Ali Mohamed Shein di Menara Kadin, Rabu (1/8/2018). 

Dia mengatakan, pihaknya bersama pemerintah dan pelaku usaha Zanzibar akan mencoba merancang bagaimana meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi diantara kedua belah pihak.

“Kita akan berusaha untuk mengurangi apa saja yang menjadi hambatan perdagangan kita dengan mereka. Kita juga telah mengidentifikasi sektor mana saja yang berpotensi untuk kerjasama ini,” kata Rosan.

Selain perdagangan, menurut Rosan, kerjasama di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata memiliki peluang yang cukup baik untuk dikembangkan lebih jauh.

Berdasarkan catatan Kadin, total volume perdagangan bilateral dinilai masih sangat kecil karena sebagian besar masih dilakukan melalui pihak ketiga. Meski demikian, total perdagangan antara Indonesia dan Zanzibar meningkat dari 223 juta dolar AS pada tahun 2016 menjadi 303 juta dolar AS pada tahun 2017. 

Ekspor Indonesia ke Zanzibar juga meningkat dari 154 juta dolar AS pada tahun 2016 menjadi 277 juta dolar AS pada tahun 2017. Sementara Ekspor Zanzibar ke Indonesia baru mencapai USD 69 juta pada tahun 2016 menjadi USD 26 juta pada tahun 2017.