KADIN TALKS - Luhut Berbagi Kisah Sukses di Militer, Politik dan Bisnis

  • Monday, 04 March 2019
  • 11
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali menggelar Kadin Talks, forum bincang santai yang membahas isu-isu aktual dari sudut pandang ekonomi dan cerita inspiratif dari narasumber terkemuka di Indonesia yang dipandu langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani.

Kadin Talks kali ini menghadirkan narasumber Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan dengan tema “Jenderal Segala Medan”. Tidak hanya sukses berkarir di militer, Luhut juga dinilai sukses di bidang politik dan bisnis.

“Kami menghadirkan beliau untuk berbagi pengalamannya bersama kami para pengusaha. Banyak nilai yang bisa kita dapatkan karena selain di militer, beliau juga lama berkecimpung di pemerintahan dan juga memimpin beberapa perusahaan,” kata Rosan di Menara Kadin Indonesia, Kamis (28/2/2019).

Seperti diketahui, Luhut Binsar Panjaitan memiliki karir cemerlang di dunia militer sebagai Jenderal (Purn) TNI, mantan Dubes di Era Presiden Habibie, mantan Menteri Perindustrian & Perdagangan di jaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, dan di Era Presiden Jokowi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang kemudian Dalam reshuffle Kabinet Kerja Jilid II ditetapkan menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman. Selain itu, Luhut juga merupakan pengusaha yang bergerak dari berbagai sektor usaha, mulai dari pertambangan hingga furnitur. 

Pada kesempatan itu, Rosan yang memandu acara menyampaikan beberapa pertanyaan terkait perjalanan Luhut di militer dan bisnis, kemaritiman dan isu politik yang menghangat jelang Pemilihan Presiden.

Luhut mengatakan, untuk mendapatkan hasil yang optimal dirinya selalu menikmati setiap pekerjaan maupun tugas yang diberikan kepadanya. "Lakukan yang terbaik, saya terima perintah dan menjalankannya," ungkap dia.

Dia juga mengatakan, selalu berusaha memperbaiki hubungan dengan siapa pun karena networking itu penting dan menjadi pembelajaran khusus dalam hidup. "Jangan pernah mengkhianati pertemananmu. Hidup itu jangan aneh-aneh, kalau bisa bantu orang ya bantu. Saya kalau berkawan ya berkawan, saya bantu," kata dia.

Dalam acara itu, dia juga mengungkapkan pernah 12 tahun berdagang dan mengaku dengan usaha kecil pun dia jalankan dengan sungguh-sungguh sebelum kemudian menekuni bisnis masuk ke sektor energi, listrik dan mining (pertambangan). 

"Bersyukur Tuhan kasih talenta saya, cepat beradaptasi dengan lingkungan. Saya banyak belajar dengan pengalaman dari penugasan yang diberikan dan nilai-nilai di militer," kata Luhut. 

Pada kesempatan itu, Luhut mengajak Kadin untuk ikut terlibat dalam pengelolaan sampah plastik yang masih ramai dibuang ke laut. "Kami tahu apa yang harus dilakukan karena lingkungan sangat penting bagi generasi kita. Kita sedang berupaya untuk mengubah sampah menjadi listrik, menjadi pupuk dan sampah plastik menjadi campuran aspal," kata dia.  

Tak hanya itu, Kadin juga diharapkan terlibat secara aktif dalam upaya pengembangan geotermal di Indonesia dan green fuel dari komposisi kelapa sawit.

Menanggapi hal tersebut, Rosan P. Roeslani mengatakan bahwa pihaknya berharap agar pemerintah dapat mempermudah dan mempercepat proses perizinan usaha sehingga investasi yang tersedia dapat dengan baik mendorong pertumbuhan perekonomian.

Seperti diketahui, selain Luhut bulan lalu Kadin Talks menghadirkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sebagai narasumber. Dikatakan Rosan, Rencananya Kadin Talks akan secara berkala menghadirkan tokoh inspiratif untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman bersama para pengusaha di Kadin Indonesia.