{"id":20480,"date":"2023-12-15T22:40:21","date_gmt":"2023-12-15T15:40:21","guid":{"rendered":"https:\/\/kadin.id\/?post_type=kabar&#038;p=20480"},"modified":"2024-01-10T12:20:37","modified_gmt":"2024-01-10T05:20:37","slug":"hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28","status":"publish","type":"kabar","link":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/","title":{"rendered":"Generate Renewable Energy Financing Assistance Commitments, Kadin Indonesia Holds Post COP 28 Discussion Forum"},"content":{"rendered":"<p>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia gelar Forum Diskusi Post COP 28 pada 15 Desember 2023 di Menara Kadin Indonesia. Setelah KTT Perubahan Iklim COP 28 dilaksanakan di 30 November 2023 &#8211; 12 Desember 2023, Kadin Indonesia melakukan follow-up dari komitmen yang telah disepakati. COP 28 merupakan konferensi tingkat tinggi yang menghasilkan perjanjian-perjanjian dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.<\/p>\n<p>There are at least four Pillars of the Presidency's Action Agenda in COP 28. Among them are accelerating the energy transition, improving climate finance, focusing on people, lives and livelihoods, and supporting all activities with full inclusiveness. As one of Indonesia's representatives to COP 28, Kadin Indonesia is also part of the promotional efforts and welcomes the financing commitments with a total value of US$83.76 billion or equivalent to Rp1.3 quadrillion.<\/p>\n<p>Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia, Shinta W. Kamdani meyakini, jika pembiayaan yang ada bisa membawa imbas yang cukup besar dalam akselerasi penanganan perubahan iklim. \u201cTentunya ini bisa menjadi peluang bagi sektor usaha melalui peningkatan investasi hijau. Program pembiayaan climate finance diantaranya untuk mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim hingga sektor pengembangan energi terbarukan, serta pendanaan khusus untuk membantu negara berkembang dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan ketahanan menghadapi perubahan iklim,\u201d katanya (15\/12\/2023).<\/p>\n<p>The funding is divided into three sectors: US$5 billion for renewable energy, US$3.1 billion for food, US$2.7 billion for health, and the rest for other sectors.<\/p>\n<p>\u201cDukungan untuk mengurangi emisi karbon dalam Kerangka Kerja NDC telah ditingkatkan oleh Indonesia di tahun 2022. Tetapi Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan Second NDC untuk target penurunan emisi yang lebih ambisius yang rencananya akan disampaikan 2025. Ini akan memunculkan peluang penambahan kapasitas energi terbarukan dalam rangka menurunkan emisi serta peningkatan investasi yang mendukung transisi energi,\u201d terangnya lebih lanjut.<\/p>\n<p>United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) World Investment Report 2023 mengungkapkan bahwa sebagian besar investasi dalam energi terbarukan mengalir ke negara-negara maju, sekitar tiga perempat dari semua pembiayaan investasi internasional dalam energi terbarukan pada tahun 2022 mengalir ke Eropa. Sementara itu, negara-negara berkembang hanya menciptakan peningkatan proyek energi terbarukan sebesar 1% setiap tahun sejak 2015.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Rachmat Kaimuddin, turut menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk<br \/>\nmencapai target Net Zero Emission 2060, terutama lewat pendanaan iklim yang tidak membebani kepentingan negara berkembang.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah selalu terbuka untuk membangun dialog dan kolaborasi dengan para pemangku kebijakan antara negara maju dan negara berkembang. Salah satu kunci dari keberhasilan target emisi Indonesia adalah tersedianya pendanaan iklim yang berpijak di atas azas keadilan, serta mendukung keperluan Indonesia untuk terus tumbuh tangguh,\u201d ujar Rachmat.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) 2023 mengungkapkan bahwa negara-negara berkembang memerlukan setidaknya US$6 triliun investasi energi terbarukan pada tahun 2030 untuk memenuhi kurang dari separuh NDC.<\/p>\n<p>Ketua Kadin Net Zero Hub, Dharsono Hartono mengatakan, jika biaya yang dibutuhkan untuk mencapai transisi energi hijau memang besar. \u201cTugas kita sekarang adalah melakukan follow-up dengan adanya komitmen dana yang akan digelontorkan untuk kepentingan Indonesia yang lebih baik di masa mendatang,\u201d kata dia menambahkan.<\/p>\n<p>Negara dan industri memiliki peran kunci untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan. Maka dari itu perlu kerja-kerja kolaborasi, demi menciptakan warisan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.<\/p>\n<p>COP 28 di Dubai dihadiri lebih dari 70.000 peserta dari seluruh dunia, termasuk kepala negara, pejabat pemerintah, pemimpin industri internasional, perwakilan sektor swasta, akademisi, pakar, pemuda, dan masyarakat sipil.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia gelar Forum Diskusi Post COP 28 pada 15 Desember 2023 di Menara Kadin Indonesia. Setelah KTT Perubahan Iklim COP 28 dilaksanakan di 30 November 2023 &#8211; 12 Desember 2023, Kadin Indonesia melakukan follow-up dari komitmen yang telah disepakati. COP 28 merupakan konferensi tingkat tinggi yang menghasilkan perjanjian-perjanjian dalam upaya [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":27,"featured_media":20481,"template":"","-kabar":[142,146,149,172],"class_list":["post-20480","kabar","type-kabar","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","-kabar-utama","-kabar-kadin-indonesia","-kabar-program","-kabar-pusat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-10T05:20:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1541\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"867\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/\",\"name\":\"Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-15T15:40:21+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-10T05:20:37+00:00\",\"description\":\"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg\",\"width\":1541,\"height\":867},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"description\":\"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#organization\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KADIN Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan","description":"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan","og_description":"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.","og_url":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/","og_site_name":"Kadin Indonesia","article_modified_time":"2024-01-10T05:20:37+00:00","og_image":[{"width":1541,"height":867,"url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/","url":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/","name":"Komitmen Bantuan Pembiayaan Energi Terbarukan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg","datePublished":"2023-12-15T15:40:21+00:00","dateModified":"2024-01-10T05:20:37+00:00","description":"Bantuan pendanaan yang digelontorkan terbagi menjadi tiga sektor yakni pembiayaan energi terbarukan sebesar US$5 miliar, sektor pangan US$3,1 miliar, dan US$2,7 miliar untuk sektor kesehatan, serta selebihnya untuk sektor lain.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/hasilkan-komitmen-bantuan-pembiayaan-energi-terbarukan-kadin-indonesia-gelar-forum-diskusi-post-cop-28\/#primaryimage","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-12.49.53-copy.jpg","width":1541,"height":867},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kadin.id\/#website","url":"https:\/\/kadin.id\/","name":"KADIN Indonesia","description":"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)","publisher":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization","name":"KADIN Indonesia","url":"https:\/\/kadin.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KADIN Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar\/20480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar"}],"about":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/kabar"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"-kabar","embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/-kabar?post=20480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}