{"id":45135,"date":"2026-04-09T16:02:03","date_gmt":"2026-04-09T09:02:03","guid":{"rendered":"https:\/\/kadin.id\/?post_type=kabar&#038;p=45135"},"modified":"2026-04-09T16:02:03","modified_gmt":"2026-04-09T09:02:03","slug":"kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian","status":"publish","type":"kabar","link":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/","title":{"rendered":"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi, Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA\u2014Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu dan para pelaku usaha harus menjaga keberlanjutan usaha untuk mempertahankan karyawan, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi, kebijakan pemerintah perlu memberikan ketenangan dan kepastian berusaha. Dalam tekanan ekonomi global yang dipicu perang tarif dan konflik geopolitik, mempertahankan pekerja yang ada bukan masalah mudah, apalagi membuka lapangan kerja baru.<\/p>\n<p>\u201cPara pelaku usaha yang tergabung di Kadin Indonesia mendukung sepenuhnya semua program presiden, di antaranya job creation atau penciptaan lapangan kerja. Ini semua bisa berjalan jika ada ketenangan dan kepastian berusaha,\u201d kata Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Saleh Husin, Kamis (09\/04\/20276). Pernyataan ini merupakan respons Kadin terhadap pernyataan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun dalam dialog di sebuah stasiun TV nasional, Rabu (08\/04\/2026).<\/p>\n<p>Kadin menilai, dalam situasi global yang masih bergejolak, dunia usaha saat ini sedang berjuang untuk bertahan, bahkan sekadar menjaga keberlangsungan usaha. Karena itu, pelaku usaha justru membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang dapat mengganggu iklim investasi.<\/p>\n<p>\u201cDunia usaha harusnya diberikan ketenangan dan kepastian berusaha, bukan justru dihadapkan pada kebijakan yang berpotensi mempersulit iklim usaha, khususnya di sektor manufaktur yang mempekerjakan berjuta juta tenaga kerja,\u201d demikian Saleh.<\/p>\n<p>Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara. Penundaan atau penghentian restitusi dinilai berpotensi menimbulkan polemik baru serta memicu keraguan investor terhadap kepastian hukum dan kebijakan di Indonesia. \u201cJangan sampai muncul kebijakan yang justru menciptakan ketidakpastian dan berdampak pada minat investasi,\u201d tegas mantan Menteri Perindustrian itu.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Saleh mengingatkan bahwa kondisi ekonomi saat ini tidak dalam situasi normal. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, legislatif, yudikatif, dunia usaha, maupun akademisi perlu bersinergi menghadapi tekanan global yang berdampak langsung pada perekonomian domestik.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Misbakhun menyatakan penundaan restitusi dapat meningkatkan penerimaan negara hingga Rp500 triliun dan menjadi bantalan fiskal di tengah lonjakan harga energi global. Namun, dunia usaha, kata saleh, menilai stabilitas kebijakan dan kepastian berusaha adalah faktor utama untuk menjaga kepercayaan investor dan keberlanjutan ekonomi nasional. \u201cJangan sampai, pengusaha bersikap tetap wait and see untuk membuka usaha baru,\u201d pungkasnya.*<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA\u2014Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu dan para pelaku usaha harus menjaga keberlanjutan usaha untuk mempertahankan karyawan, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi, kebijakan pemerintah perlu memberikan ketenangan dan kepastian berusaha. Dalam tekanan ekonomi global yang dipicu perang tarif dan konflik geopolitik, mempertahankan pekerja yang ada bukan masalah mudah, apalagi membuka lapangan kerja [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":45136,"template":"","-kabar":[142,146,172],"class_list":["post-45135","kabar","type-kabar","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","-kabar-utama","-kabar-kadin-indonesia","-kabar-pusat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/\",\"name\":\"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-09T09:02:03+00:00\",\"description\":\"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1365},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"description\":\"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#organization\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KADIN Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi","description":"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi","og_description":"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.","og_url":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/","og_site_name":"Kadin Indonesia","og_image":[{"width":2048,"height":1365,"url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/","url":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/","name":"Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg","datePublished":"2026-04-09T09:02:03+00:00","description":"Kadin menegaskan bahwa restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-tolak-wacana-penahanan-restitusi-dunia-usaha-butuh-ketenangan-dan-kepastian\/#primaryimage","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/GUS09726-2.jpg","width":2048,"height":1365},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kadin.id\/#website","url":"https:\/\/kadin.id\/","name":"KADIN Indonesia","description":"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)","publisher":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization","name":"KADIN Indonesia","url":"https:\/\/kadin.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KADIN Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar\/45135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar"}],"about":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/kabar"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"-kabar","embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/-kabar?post=45135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}