{"id":45595,"date":"2026-05-31T00:29:13","date_gmt":"2026-05-30T17:29:13","guid":{"rendered":"https:\/\/kadin.id\/?post_type=kabar&#038;p=45595"},"modified":"2026-06-03T11:25:03","modified_gmt":"2026-06-03T04:25:03","slug":"kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027","status":"publish","type":"kabar","link":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/","title":{"rendered":"East Java Kadin: Planned Nicotine Limits Could Conflict with the Government\u2019s 2027 Excise Revenue Target"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Surabaya<\/strong> &#8211; Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto, Ketua Komite Tetap Hubungan Antar-Lembaga Negara dan Pemerintahan Kadin Provinsi Jatim Saifuddin Alamsyah, menilai rencana pemerintah membatasi kadar nikotin 1 miligram (mg) dan tar 10 mg dalam produk rokok berpotensi bertabrakan dengan target pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari Cukai Hasil Tembakau (CHT) pada 2027.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Saifuddin, terdapat paradoks dalam arah kebijakan yang sedang disusun pemerintah. Di satu sisi, pemerintah menempatkan CHT sebagai salah satu sumber penerimaan negara yang akan terus dioptimalkan. Namun di sisi lain, muncul rencana regulasi yang dinilai dapat mengganggu keberlangsungan industri hasil tembakau nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ini seperti satu tangan membangun, sementara tangan yang lain meruntuhkan. Pemerintah ingin meningkatkan penerimaan dari cukai hasil tembakau, tetapi pada saat yang sama menyiapkan regulasi yang berpotensi mematikan mesin produksinya sendiri,&#8221; ujar Saifuddin di Surabaya, Minggu (31\/05\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menjelaskan, berdasarkan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027, pemerintah secara jelas menempatkan sektor cukai hasil tembakau sebagai instrumen penting dalam optimalisasi pendapatan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, menurutnya, keberlangsungan produksi dan penjualan produk hasil tembakau menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan apabila pemerintah ingin mencapai target penerimaan yang telah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Logikanya sederhana. Jika ingin memperoleh penerimaan cukai yang besar, maka industri yang menjadi sumber penerimaan tersebut harus tetap berjalan. Tidak ada negara yang menaikkan target pajak sambil secara bersamaan mempersempit ruang hidup objek pajaknya,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut, Saifuddin menyoroti rencana pembatasan kadar nikotin maksimal 1 mg yang dinilainya sulit diterapkan pada kondisi industri tembakau nasional saat ini. Ia menyebut sebagian besar tembakau lokal memiliki kadar nikotin alami di atas batas yang direncanakan dalam regulasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sekitar 90 persen tembakau lokal memiliki kadar nikotin alami antara 2 hingga 8 mg. Jika batas 1 mg dipaksakan, maka sebagian besar hasil panen petani berpotensi tidak terserap industri karena tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi tersebut, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada industri rokok, tetapi juga berpotensi memukul petani tembakau di berbagai daerah sentra produksi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Lombok hingga Sumatera Utara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Saifuddin, dampak berantai yang mungkin muncul adalah penurunan produksi, berkurangnya penyerapan hasil panen petani, hingga menurunnya kontribusi cukai terhadap penerimaan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia juga menilai kebijakan tersebut berpotensi bertolak belakang dengan strategi intensifikasi penerimaan yang diusung pemerintah dalam KEM-PPKF 2027. Dalam dokumen tersebut, pemerintah berupaya mengoptimalkan penerimaan melalui pengawasan yang lebih ketat, penegakan hukum, serta penutupan celah penghindaran pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Intensifikasi seharusnya memperkuat objek yang sudah ada agar penerimaannya optimal. Namun jika regulasi justru membuat ruang produksi semakin sempit, maka yang terjadi bukan intensifikasi, melainkan berpotensi mengarah pada deindustrialisasi,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dampak terhadap industri dan petani, Saifuddin juga mengingatkan kemungkinan meningkatnya peredaran rokok ilegal apabila pembatasan kadar nikotin diterapkan tanpa mempertimbangkan kondisi pasar domestik. Menurutnya, konsumen yang selama ini terbiasa dengan karakteristik produk berbasis tembakau lokal tidak serta-merta berhenti merokok hanya karena adanya pembatasan kadar nikotin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ketika produk legal tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar, maka ruang tersebut bisa diisi oleh rokok ilegal atau bahkan praktik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tingwe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nglinting dewe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Ini justru berisiko memperbesar pasar gelap dan menyulitkan pengawasan,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, Saifuddin meminta pemerintah menyelaraskan kebijakan kesehatan dengan realitas ekonomi, industri, dan pertanian nasional agar tidak menimbulkan kontradiksi antarkebijakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya selalu menyampaikan dalam berbagai forum, gunakan saja standar kadar nikotin dan tar yang saat ini telah diatur dalam SNI yang masih berlaku. Dengan begitu, tujuan perlindungan kesehatan tetap dapat berjalan tanpa mengorbankan keberlangsungan industri, petani, dan penerimaan negara,&#8221; pungkasnya.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto, Ketua Komite Tetap Hubungan Antar-Lembaga Negara dan Pemerintahan Kadin Provinsi Jatim Saifuddin Alamsyah, menilai rencana pemerintah membatasi kadar nikotin 1 miligram (mg) dan tar 10 mg dalam produk rokok berpotensi bertabrakan dengan target pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":45596,"template":"","-kabar":[147,171],"class_list":["post-45595","kabar","type-kabar","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","-kabar-kadin-daerah","-kabar-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya &#8211; Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto, Ketua Komite Tetap Hubungan Antar-Lembaga Negara dan Pemerintahan Kadin Provinsi Jatim Saifuddin Alamsyah, menilai rencana pemerintah membatasi kadar nikotin 1 miligram (mg) dan tar 10 mg dalam produk rokok berpotensi bertabrakan dengan target pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-03T04:25:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1053\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"688\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/\",\"name\":\"Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-30T17:29:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T04:25:03+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg\",\"width\":1053,\"height\":688},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"description\":\"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KADIN Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan","og_description":"Surabaya &#8211; Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto, Ketua Komite Tetap Hubungan Antar-Lembaga Negara dan Pemerintahan Kadin Provinsi Jatim Saifuddin Alamsyah, menilai rencana pemerintah membatasi kadar nikotin 1 miligram (mg) dan tar 10 mg dalam produk rokok berpotensi bertabrakan dengan target pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/","og_site_name":"Kadin Indonesia","article_modified_time":"2026-06-03T04:25:03+00:00","og_image":[{"width":1053,"height":688,"url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/","url":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/","name":"Kadin Jatim Pembatasan Nikotin Berpotensi Bertabrakan dengan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg","datePublished":"2026-05-30T17:29:13+00:00","dateModified":"2026-06-03T04:25:03+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/kadin-jatim-pembatasan-nikotin-berpotensi-bertabrakan-dengan-target-penerimaan-cukai-2027\/#primaryimage","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-05-31-at-18.26.48.jpg","width":1053,"height":688},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kadin.id\/#website","url":"https:\/\/kadin.id\/","name":"KADIN Indonesia","description":"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)","publisher":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization","name":"KADIN Indonesia","url":"https:\/\/kadin.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KADIN Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar\/45595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar"}],"about":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/kabar"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"-kabar","embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/-kabar?post=45595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}