{"id":46096,"date":"2026-08-14T00:08:35","date_gmt":"2026-08-13T17:08:35","guid":{"rendered":"https:\/\/kadin.id\/?post_type=kabar&#038;p=46096"},"modified":"2026-08-21T13:44:14","modified_gmt":"2026-08-21T06:44:14","slug":"james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi","status":"publish","type":"kabar","link":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/","title":{"rendered":"James Riady: Now Is the Time for Economic Independence"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia James T. Riady menegaskan bahwa setelah 81 tahun merdeka secara politik, tantangan generasi Indonesia saat ini adalah membangun \u201ckemerdekaan berikutnya\u201d berupa kekuatan dan kemandirian ekonomi yang memungkinkan seluruh rakyat hidup produktif dan bermartabat. Kemerdekaan ekonomi bukan berarti Indonesia menutup diri dari dunia luar.<\/p>\n<p class=\"p1\">Sebaliknya, Indonesia justru harus membangun fondasi ekonomi yang kuat di dalam negeri sekaligus tetap terbuka terhadap perdagangan, investasi, teknologi, pendidikan, serta kerja sama internasional.<\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cPolitical independence was achieved in 1945. But independence is never completely finished. Every generation must build its meaning again,\u201d kata James dalam opening remarks pada Kadin Monthly Economic Diplomatic Breakfast (KMED) bertema \u201cThe Next Independence: Building Indonesia\u2019s Economic Strength in a Changing World\u201d di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Jumat (14\/08\/2026).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Acara menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, para duta besar dan anggota korps diplomatik, pimpinan Kadin daerah dari berbagai wilayah Indonesia, pengurus Kadin Indonesia, komite bilateral, kamar dagang asing, serta kalangan dunia usaha.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut James, pemilihan Museum Perumusan Naskah Proklamasi sebagai tempat penyelenggaraan acara memiliki makna khusus. Di tempat itulah, pada malam menjelang 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa berdiskusi dan merumuskan kata-kata yang kemudian menjadi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tempat tersebut, kata dia, mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak datang dengan sendirinya. Kemerdekaan harus terlebih dahulu dibayangkan, diperjuangkan dan diputuskan, kemudian diwujudkan melalui pembangunan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Delapan puluh satu tahun kemudian, Indonesia menghadapi pertanyaan yang berbeda tetapi sama pentingnya: apa arti kemerdekaan bagi generasi sekarang? Menurut James, jawabannya terletak pada kemampuan Indonesia membangun kekuatan ekonominya sendiri. Setelah memperoleh kedaulatan politik pada 1945, Indonesia kini membutuhkan ketahanan pangan dan energi, sumber daya manusia yang kuat, kemampuan teknologi, industri yang kompetitif, lapangan kerja produktif, serta institusi yang mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap masa depan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Namun, James mengingatkan bahwa kemandirian ekonomi tidak identik dengan isolasi ekonomi. \u201cEconomic independence does not mean economic isolation. Quite the opposite,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut dia, Indonesia yang percaya diri justru harus kuat di dalam negeri, terbuka terhadap dunia, dan cukup percaya diri untuk bekerja sama dengan siapa pun. Dalam konteks tersebut, James menilai hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat menjadi semakin penting. Para diplomat yang hadir dalam KMED bukan sekadar menjadi pengamat perjalanan ekonomi Indonesia. Negara yang mereka wakili, termasuk perusahaan, investor, universitas dan masyarakatnya, merupakan mitra Indonesia dalam membangun babak pertumbuhan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kerja sama itu dapat diwujudkan melalui investasi, perdagangan, transfer dan pengembangan teknologi, pendidikan, ketahanan pangan serta energi. Namun, James menekankan satu fondasi yang berada di balik seluruh bentuk kerja sama tersebut, yakni kepercayaan atau trust.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kadin, menurut James, mempunyai tanggung jawab besar dalam proses tersebut. Pemerintah dapat menentukan arah pembangunan dan menetapkan kebijakan, tetapi kekuatan ekonomi pada akhirnya dibangun oleh masyarakat sendiri\u2014mulai dari pengusaha, pekerja, petani, pendidik, inovator hingga berbagai komunitas di seluruh Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Karena itu, pembangunan ekonomi juga tidak boleh hanya berpusat di Jakarta. \u201cIndonesia will not be built only from Jakarta,\u201d tegas James.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kekuatan Indonesia, lanjut dia, harus dibangun dari seluruh provinsi, kota, kabupaten dan komunitas yang tersebar di Nusantara. Kehadiran para pimpinan Kadin daerah dalam forum tersebut mencerminkan pentingnya menghubungkan agenda pembangunan nasional dengan kekuatan ekonomi di daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">James juga mengapresiasi kepemimpinan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam menjadikan Kadin sebagai jembatan antara pemerintah dan dunia usaha, pusat dan daerah, serta Indonesia dengan komunitas internasional.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ia berharap Kadin Diplomatic Economic Breakfast tidak berhenti menjadi acara bulanan, tetapi berkembang menjadi komunitas yang dibangun melalui hubungan yang kuat, percakapan terbuka, saling percaya dan kepentingan bersama terhadap masa depan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menjelang peringatan kemerdekaan, James mengajak dunia usaha dan komunitas internasional melihat Indonesia dalam perspektif yang lebih panjang: Indonesia seperti apa yang ingin dibangun dalam 20 hingga 30 tahun mendatang?<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut James, proklamasi 1945 memberikan Indonesia kedaulatan untuk menentukan nasibnya sendiri. Tantangan berikutnya adalah memastikan kedaulatan tersebut menghasilkan kemampuan nyata bagi setiap warga negara. \u201cThe first independence gave us sovereignty. The next independence must give every Indonesian capability,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kemerdekaan berikutnya, menurut dia, harus membuat setiap orang Indonesia mempunyai kemampuan memperoleh pendidikan, bekerja secara produktif, membangun usaha, berpartisipasi dalam perkembangan teknologi, memiliki rumah, dan menjalani kehidupan secara bermartabat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pesan tersebut sekaligus menjadi benang merah pidato James. Jika generasi 1945 memperjuangkan kemerdekaan untuk menentukan nasib bangsa, generasi sekarang menghadapi tugas untuk memberikan isi ekonomi terhadap kemerdekaan itu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi, ukuran kemerdekaan tidak cukup hanya kedaulatan politik. Kemerdekaan harus tercermin dalam kekuatan pangan dan energi, kualitas manusia, penguasaan teknologi, daya saing industri, kesempatan kerja dan kemampuan rakyat meningkatkan taraf hidup.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Karena itu, James merumuskan posisi Indonesia ke depan dalam tiga prinsip: kuat di dalam negeri, terbuka terhadap dunia, dan percaya diri bekerja sama dengan siapa pun. Jika kemerdekaan pertama memberikan Indonesia kedaulatan, maka kemerdekaan berikutnya harus memberikan rakyat Indonesia kemampuan untuk maju dan hidup bermartabat.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia James T. Riady menegaskan bahwa setelah 81 tahun merdeka secara politik, tantangan generasi Indonesia saat ini adalah membangun \u201ckemerdekaan berikutnya\u201d berupa kekuatan dan kemandirian ekonomi yang memungkinkan seluruh rakyat hidup produktif dan bermartabat. Kemerdekaan ekonomi bukan berarti Indonesia menutup diri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46098,"template":"","-kabar":[146,172],"class_list":["post-46096","kabar","type-kabar","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","-kabar-kadin-indonesia","-kabar-pusat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta &#8211; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia James T. Riady menegaskan bahwa setelah 81 tahun merdeka secara politik, tantangan generasi Indonesia saat ini adalah membangun \u201ckemerdekaan berikutnya\u201d berupa kekuatan dan kemandirian ekonomi yang memungkinkan seluruh rakyat hidup produktif dan bermartabat. Kemerdekaan ekonomi bukan berarti Indonesia menutup diri [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-21T06:44:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/IMG_7172.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"611\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/\",\"name\":\"James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/IMG_7172.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-08-13T17:08:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-21T06:44:14+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/IMG_7172.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/IMG_7172.jpeg\",\"width\":1159,\"height\":611},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"description\":\"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KADIN Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia","og_description":"Jakarta &#8211; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia James T. Riady menegaskan bahwa setelah 81 tahun merdeka secara politik, tantangan generasi Indonesia saat ini adalah membangun \u201ckemerdekaan berikutnya\u201d berupa kekuatan dan kemandirian ekonomi yang memungkinkan seluruh rakyat hidup produktif dan bermartabat. Kemerdekaan ekonomi bukan berarti Indonesia menutup diri [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/","og_site_name":"Kadin Indonesia","article_modified_time":"2026-08-21T06:44:14+00:00","og_image":[{"width":1159,"height":611,"url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/IMG_7172.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/","url":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/","name":"James Riady: Kini Saatnya Kemerdekaan Ekonomi - Kadin Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/IMG_7172.jpeg","datePublished":"2026-08-13T17:08:35+00:00","dateModified":"2026-08-21T06:44:14+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/james-riady-kini-saatnya-kemerdekaan-ekonomi\/#primaryimage","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/IMG_7172.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/IMG_7172.jpeg","width":1159,"height":611},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kadin.id\/#website","url":"https:\/\/kadin.id\/","name":"KADIN Indonesia","description":"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)","publisher":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization","name":"KADIN Indonesia","url":"https:\/\/kadin.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KADIN Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar\/46096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar"}],"about":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/kabar"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"-kabar","embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/-kabar?post=46096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}