{"id":46240,"date":"2026-09-04T16:29:06","date_gmt":"2026-09-04T09:29:06","guid":{"rendered":"https:\/\/kadin.id\/?post_type=kabar&#038;p=46240"},"modified":"2026-09-10T16:54:24","modified_gmt":"2026-09-10T09:54:24","slug":"pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri","status":"publish","type":"kabar","link":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/","title":{"rendered":"PENS, Kadin East Java and Swisscontact Align Curriculum with Industry Needs"},"content":{"rendered":"<p><b>Surabaya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur, Kadin Institute, dan Swisscontact untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Job\/Occupation Analysis (JOA) untuk okupasi Network Engineer yang digelar di Surabaya selama dua hari, Jumat (4\/9\/2026) hingga Sabtu (5\/9\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan link and match yang lebih konkret antara pendidikan tinggi vokasi dan industri. Melalui JOA, perguruan tinggi tidak hanya meminta masukan industri mengenai kurikulum yang sudah disusun, tetapi menggali langsung pekerjaan, tugas, tanggung jawab, hingga kompetensi yang dibutuhkan seorang Network Engineer di lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Kadin Institute Nurul Indah Susanti, mengatakan kolaborasi antara kampus, industri, Kadin Provinsi Jatim, Kadin Institute, dan Swisscontact menjadi langkah penting untuk mewujudkan link and match yang selama ini masih menjadi tantangan. Menurutnya, hubungan antara pendidikan dan industri tidak cukup hanya sebatas kerja sama, tetapi harus menghasilkan kurikulum yang benar-benar sesuai kebutuhan dunia kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelama ini kalau kita melihat link and match, link saja, match-nya belum. Kami berharap melalui kolaborasi ini industri, kampus, dan fasilitas dari Swisscontact dapat menciptakan wadah baru untuk bersama-sama menyusun kurikulum yang sesuai kebutuhan industri,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menambahkan, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi Industry Based Curriculum (IBC) yang dapat diterapkan tidak hanya di PENS, tetapi juga direplikasi di kampus maupun institusi pendidikan vokasi lainnya. PENS dinilai menjadi salah satu pelopor penerapan pendekatan tersebut di Jawa Timur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakil Direktur PENS Zen Samsono Hadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi PENS karena kampus sedang melakukan revisi kurikulum di seluruh program studi. Revisi kurikulum yang umumnya dilakukan setiap empat hingga lima tahun dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan masukan langsung dari industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadi nantinya kurikulum yang kami buat benar-benar sesuai dengan yang diinginkan oleh pihak industri. Kami ingin mendapatkan masukan tentang kompetensi apa yang dibutuhkan, sertifikasi apa yang diperlukan, termasuk soft skill yang harus diberikan kepada mahasiswa,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Zen, kolaborasi dengan industri tidak akan berhenti pada kegiatan FGD selama dua hari. PENS juga menyiapkan sejumlah program lanjutan, termasuk proses hilirisasi, agar kerja sama dengan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa maupun institusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia berharap keterlibatan industri dalam penyusunan kurikulum dapat membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis sekaligus karakter yang dibutuhkan di dunia kerja. Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap perubahan industri yang berlangsung cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHarapan kami, dari pihak industri tidak bosan selama dua hari berkumpul dengan pihak kampus untuk meramu apa yang sesuai dan apa yang pas diberikan kepada mahasiswa yang nantinya menjadi generasi emas Indonesia 2045,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senior Program Officer SS4C Swisscontact, Benaya Jaya, menjelaskan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri penting untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui pendekatan IBC, industri dilibatkan secara langsung dalam penyusunan kurikulum, salah satunya melalui JOA untuk menggali kebutuhan kompetensi berdasarkan pekerjaan nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOutcome dari kegiatan ini adalah sekolah dan perguruan tinggi, terutama pendidikan vokasi, memiliki kurikulum yang selaras dengan industri. Dengan kurikulum yang selaras, nantinya lulusan bisa langsung dipakai oleh industri untuk bekerja sehingga peluang kerjanya menjadi lebih besar,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses JOA, enam panelis dari enam perusahaan berbeda dengan okupasi yang sama, yakni Network Engineer, memberikan informasi mengenai tugas dan tanggung jawab pekerjaan, kompetensi yang diperlukan, serta perkembangan pekerjaan tersebut. Para panelis memiliki pengalaman minimal lima tahun dan masih menjalankan pekerjaan sebagai Network Engineer, sehingga informasi yang diperoleh dinilai relevan dengan kebutuhan industri saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senior Program Officer VET Development Swisscontact Ilham Hasbiullah, mengatakan pendekatan tersebut mendorong perubahan paradigma dalam penyusunan kurikulum, dari supply driven menjadi demand driven. Jika sebelumnya kurikulum disusun terlebih dahulu oleh institusi pendidikan kemudian diverifikasi industri, melalui pendekatan ini kebutuhan pekerjaan dianalisis lebih dulu sebelum diterjemahkan menjadi kurikulum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita ingin merubah dari supply driven curriculum menjadi demand driven curriculum. Yang dilakukan awal adalah analisis dulu dari pekerjaan industri, baru itu ditransfer atau diterjemahkan menjadi kurikulum yang ada,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ilham menegaskan industri dalam pendekatan tersebut bukan sekadar mitra, melainkan menjadi referensi utama dalam penyusunan kurikulum. Hasil JOA selanjutnya diterjemahkan menjadi task dan duty, kemudian dikembangkan ke dalam course design dan bahan ajar yang kembali diverifikasi oleh industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIndustri itu menjadi salah satu referensi, referensi kurikulum yang nyata dengan keterbaharuan kondisi saat ini,\u201d katanya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan tersebut diharapkan membuat kurikulum PENS lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan ketika memasuki dunia kerja.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur, Kadin Institute, dan Swisscontact untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Job\/Occupation Analysis (JOA) untuk okupasi Network Engineer yang digelar di Surabaya selama dua hari, Jumat (4\/9\/2026) hingga Sabtu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46241,"template":"","-kabar":[147,171],"class_list":["post-46240","kabar","type-kabar","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","-kabar-kadin-daerah","-kabar-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya &#8211; Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur, Kadin Institute, dan Swisscontact untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Job\/Occupation Analysis (JOA) untuk okupasi Network Engineer yang digelar di Surabaya selama dua hari, Jumat (4\/9\/2026) hingga Sabtu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kadin Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-10T09:54:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"680\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/\",\"name\":\"PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-09-04T09:29:06+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-10T09:54:24+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/kabar\\\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":680},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"description\":\"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#organization\",\"name\":\"KADIN Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/kadin-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KADIN Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kadin.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia","og_description":"Surabaya &#8211; Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur, Kadin Institute, dan Swisscontact untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Job\/Occupation Analysis (JOA) untuk okupasi Network Engineer yang digelar di Surabaya selama dua hari, Jumat (4\/9\/2026) hingga Sabtu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kadin.id\/en\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/","og_site_name":"Kadin Indonesia","article_modified_time":"2026-09-10T09:54:24+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":680,"url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/","url":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/","name":"PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri - Kadin Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg","datePublished":"2026-09-04T09:29:06+00:00","dateModified":"2026-09-10T09:54:24+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/kabar\/pens-kadin-jatim-dan-swisscontact-selaraskan-kurikulum-dengan-kebutuhan-industri\/#primaryimage","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-16.05.28.jpeg","width":1280,"height":680},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kadin.id\/#website","url":"https:\/\/kadin.id\/","name":"KADIN Indonesia","description":"Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Indonesian Chamber of Commerce and Industry)","publisher":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kadin.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kadin.id\/#organization","name":"KADIN Indonesia","url":"https:\/\/kadin.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/kadin.id\/wp-content\/uploads\/kadin-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KADIN Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kadin.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar\/46240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kabar"}],"about":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/kabar"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"-kabar","embeddable":true,"href":"https:\/\/kadin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/-kabar?post=46240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}