KadinSabtu, 01 Mei 2021

Kembangkan UMKM, Kadin Jateng Gandeng BRI Semarang


Ilustrasi - Nota Kesepahaman. Shutterstock.


JAWA TENGAH – Mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jawa Tengah (Jateng), Kadin Jateng jalin kerja sama dengan BRI Semarang. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan disela-sela kegiatan ‘UMKM Gayeng’ yang berlangsung di Mal Paragon Semarang.


Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Umum Kadin Jateng mengatakan, pihaknya akan berupaya memfasilitasi para pelaku UMKM. Salah satunya dengan membuat pasar. 


“Ini bukan hanya soal permodalan, tapi bagaimana membuat pasar, membuat network, dan juga membuat pelatihan agar UMKM kita makin inovatif dan makin adiktif,” katanya seperti dilansir oleh radioidola.com


Saat ini, lanjut Kukrit, Kadin tengah memfokuskan untuk pengembangan pasar UMKM untuk wilayah Jawa Tengah. Hal ini dikarenakan potensi pasar di wilayah tersebut terbilang cukup besar dengan adanya industri-industri besar.


Baca juga: Maksimalkan Pembangunan, Kadin Dorong Proyek Strategis Nasional di Kalsel


“Kita coba yang ada di depan mata dululah, kita coba sekaligus untuk latihan kolaborasi sehingga bisa memberikan manfaat bagi UMKM,” ungkapnya.


Pemimpin Kantor Wilayah BRI Semarang Wahyu Sulistiyono menyambut baik kerja sama ini. Diharapkan kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM yang terdampak Covid-19. Dengan network Kadin Jateng yang sangat luas, ia berharap dapat membantu UMKM dalam mencari peluang pasar dan menjembatani produk UMKM dengan industri besar.


“Kadin itu kan punya networking punya asosiasi-asosiasi yang dari situ bisnis itu akan ditumbuhkan. Kalau market-nya sudah terselesaikan dan membutuhkan permodalan, BRI nanti akan mendampingi,” jelasnya.


Hingga saat ini, tambah Wahyu, BRI telah menyalurkan kredit kepada UMKM sebesar Rp 42,6 triliun atau 86 persen dari total kredit. Secara keseluruhan, ada 86 klaster di Jateng wilayah Kanwil Semarang dengan lebih dari 2.000 UMKM.


“Sekarang kita perlu pikirkan bagaimana mendorong konsumsi masyarakat supaya UMKM bisa tumbuh. Bank pasti follow the business, dan ketika market tercipta, bank akan menyesuaikan kebutuhan modalnya,” tutupnya.

Berita Terbaru
Pengusaha Harap Ada Tax Amnesty Jilid II
Ilustrasi – Tax amnesty. Shutterstock.
SelengkapnyaKadin