Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ kota Kendari selama dua hari, 13-14 Februari 2026.
Kegiatan ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang Ramadan.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana Kadin Indonesia, M. Azis Syamsuddin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan GPM oleh Kadin Provinsi Sultra.
Azis mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Kadin dan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri RI, Badan Gizi Nasional, dan Kementerian Pertanian RI, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan membantu masyarakat.
“Kami menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh Pak Anton Timbang (Ketua Umum Kadin Provinsi Sultra). Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan arahan Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Anindya Bakrie, dalam menggerakkan ekonomi dan membantu masyarakat,” ujar Azis, Junat (13/2/2026) di Kendari, Sultra.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Sultra Anton Timbang, mengatakan GPM merupakan program rutin organisasi sebagai bentuk kontribusi nyata membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.
“Seperti yang sudah kita lihat bersama hari ini, kita menyelenggarakan gerakan pangan murah mulai hari ini dan Sabtu besok. Kegiatan ini sudah menjadi kegiatan rutin Kadin Sulawesi Tenggara. Kemudian kita melihat adanya inflasi di Sultra, sehingga Kadin turun langsung membantu masyarakat,” ujar Anton.
Anton juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sultra atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Anton, GPM tidak hanya digelar di Kendari, tetapi juga akan dilaksanakan di sejumlah daerah lain, antara lain Kolaka dan Baubau.
“Kami berterima kasih kepada Gubernur (Provinsi Sultra) yang sudah mendukung kami semua mempersiapkan GPM, baik itu di Kota Kendari hari ini, kemudian berikutnya di Kolaka, dan selanjutnya akan berakhir di Kota Baubau. Ini kegiatan rutin, apalagi menjelang bulan Ramadan,” tambahnya.
Lebih lanjut Anton mengungkapkan, dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan sekitar 3.000 paket untuk setiap item kebutuhan pokok per hari selama dua hari pelaksanaan.
Melalui subsidi yang diberikan Kadin Provinsi Sultra kata Anton, harga pangan yang dijual menjadi jauh lebih murah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP ukuran 5 kilogram seharga Rp55.000, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter, serta telur ayam Rp55.000 per rak.
Sebanyak 24 tenant UMKM turut berpartisipasi dengan menyediakan kebutuhan pokok dan berbagai produk pangan lainnya, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Umum Wilayah Kalimatan Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari.