Pada triwulan I-2026, kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mendominasi struktur perekonomian Indonesia secara spasial, dengan kontribusi sebesar 57,24 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh Pulau Sumatra (22,08 persen), Kalimantan (7,99 persen), Sulawesi (7,12 persen), Bali dan Nusa Tenggara (2,80 persen), serta Maluku dan Papua (2,77 persen). Ekonomi Indonesia secara spasial, pada triwulan I-2026, menunjukkan pertumbuhan positif pada hampir seluruh provinsi. Kelompok provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan (y-on-y) tertinggi sebesar 7,93 persen, disusul oleh Sulawesi (6,95 persen), Jawa (5,79 persen), Sumatra (5,13 persen), Maluku dan Papua (4,46 persen), serta Kalimantan yang mencatat pertumbuhan sebesar 4,08 persen.
Pada tahun 2025, Pulau Jawa masih menunjukkan peranan yang kuat dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sebesar 56,93 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh Pulau Sumatra (22,22 persen), Kalimantan (8,12 persen), Sulawesi (7,22 persen), Bali dan Nusa Tenggara (2,82 persen), serta Maluku dan Papua (2,69 persen).
Ekonomi Indonesia secara spasial selama tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan di seluruh kelompok provinsi. Kelompok provinsi di Pulau Sulawesi mencatat pertumbuhan (c-to-c) tertinggi sebesar 6,23 persen, diikuti oleh Pulau Jawa (5,30 persen), Pulau Bali dan Nusa Tenggara (4,87 persen), Pulau Sumatra (4,81 persen), dan Pulau Kalimantan (4,79 persen). Sementara itu, kelompok provinsi di Pulau Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan terendah, yakni sebesar 1,44 persen.
Secara spasial, struktur perekonomian Indonesia pada triwulan II-2024 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,04 persen; diikuti Pulau Sumatra sebesar 22,08 persen, Pulau Kalimantan sebesar 8,18 persen, Pulau Sulawesi sebesar 7,16 persen, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,84 persen, serta Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,70 persen.
Ekonomi Indonesia triwulan II-2024 dibanding triwulan II-2023 (y-on-y) tercatat mengalami pertumbuhan pada semua provinsi, dimana kelompok provinsi di Pulau Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,45 persen; diikuti Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 6,84 persen, Pulau Sulawesi sebesar 6,07 persen, Pulau Kalimantan sebesar 5,22 persen, Pulau Jawa sebesar 4,92 persen, dan Pulau Sumatra tumbuh sebesar 4,48 persen.
Komoditas Unggulan Ekspor Provinsi :
Aceh : Pengolahan Hasil Minyak, Batu Bara, Lignit, Perikanan Tangkap, Bahan Kimia, Makanan, hasil hutan non kayu
Sumatra Utara : Pengolahan Hasil Minyak, Kimia, Karet, Plastik, Peternakan, Barang Tambang
Sumatra Barat : Makanan, Karet, Barang dari Karet, Plastik, Logam, Perikanan Tangkap, Barang Tambang
Riau : Minyak Mentah, Hasil Minyak, Makanan, Kertas, Bahan Kimia, Brang Hasil Hutan Non Kayu, Perikanan Tangkap, Barang Tambang, Batu Bara, Lignit
Jambi : Gas Alam, Minyak Mentah, Karet, Plastik, Kertas, Makanan, Hasil Hutan Non Kayu, Peternakan
Sumatra Selatan : Hasil Minyak, Kertas, Karet, Plastik, Bahan Kimia, Batu Bara, Lignit, Barang Tambang, Perikanan Budi Daya, Hasil Hutan Bukan Kayu
Bengkulu : Batu Bara, Lignit, Bijih Logam, Karet, Plastik, Makanan, Kayu, Gabus, Anyaman Bambu dan Rotan, Hasil Hutan non Kayu
Lampung : Hasil Minyak, Makanan, Bahan Kimia, Kertas, Batu Bara, Lignit, Barang Tambang, Hasil Hutan Non Kayu, Perikanan Tangkap
Bangka Belitung : Minyak Mentah, Logam Dasar, Makanan, Karet, Plastik, Perikanan Tangkap dan Budidaya, Barang Tambang
Kepulauan Riau : Gas Alam, Minyak Mentah, Hasil Minyak, Gas, Barang Elektronik dan Komputer, Optik, Peralatan Listrik, Bahan Kimia, Peternakan, Perikanan Tangkap, Barang Tambang, Bijih Logam, Minyak Bumi dan Gas Alam
DKI Jakarta : Hasil Minyak, Barang Tambang, Minyak Mentah, Logam Dasar dan Semi Trailer, Alat Angkut, Peternakan, Kendaraan Bermotor
Jawa Barat : Hasil Minyak, Minyak Mentah, Kendaraan Bermotor, Trailer, Pakaian Jadi, Barang Komputer dan Elektronik, Optik, Peternakan, Perikanan Budidaya
Jawa Tengah : Hasil Minyak, Gas, Tekstil, Pakaian Jadi, Kayu, Gabus, Anyaman Bambu dan Rotan
D.I. Yogyakarta : Pakaian Jadi, Furnitur, Hasil Hutan
Jawa Timur : Minyak Mentah, Hasil Minyak, Gas, Makanan, Logam Dasar, Bahan Kimia, Peternakan, Pertanian, Bijih Logam
Banten : Hail Minyak, Gas, Barang dari Kulit, Alas Kaki, Karet, Plastik, Makanan, Bahan Kimia, Logam Dasar, Peternakan, Perikanan Budidaya
Bali : Hasil Minyak, Pakaian Jadi, Makanan, Perikanan Tangkap dan Budidaya, Pertanian
Nusa Tenggara Barat : Bijih Logam, Barang Tambang dan Galian, Makanan, Pakaian Jadi, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Nusa Tenggara Timur : Hasil Minyak, Perikanan Tangkap dan Budidaya, Makanan, Barang galian bukan logam, Furnitur
Kalimantan Barat : Hasil Minyak, Logam Dasar, Karet, Plastik, Makanan, Bijih Logam, Pertanian, Perikanan Budidaya, Hasil Hutan Non Kayu
Kalimantan Tengah : Batu Bara, Lignit, Bijih Logam, Barang Tambang dan Galian, Makanan, Logam Dasar, Laret, Plastik, Hasil Hutan Non Kayu, Pertanian
Kalimantan Selatan : Batu Bara, Lignit, Bijih Logam, Makanan, Kayu, Gabus, Anyaman Bambu, Pertanian, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Kalimantan Timur : Gas Alam, Minyak Mentah, Hasil Minyak, Makanan, Bahan Kimia, Kayu, Gabus, Barang Anyaman Bambu dan Rotan, Batu Bara, Lignit, Pertanian, Perikanan Tangkap, Hasil Hutan Non Kayu
Kalimantan Utara : Batu Bara, Lignit, Makanan, Kayu, Anyaman dari Bambu dan Rotan, Tembakau, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Sulawesi Utara : Makanan, Logam Dasar, Bahan Kimia, Pertanian, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Sulawesi Tengah : Gas Alam, Minyak Mentah, Logam Dasar, Bahan Kimia, Makanan, Bijih Logam, Barang Tambang dan Galian, Pertanian, Hasil Hutan Non Kayu, Perikanan Budidaya
Sulawesi Selatan : Logam Dasar, Makanan, Barang Galian Bukan Logam, Barang Tambang, Pertanian, Perikanan Tangkap
Sulawesi Tenggara : Logam Dasar, Makanan, Barang dari Kayu, Gabus, Anyaman Bambu dan Rotan, Bijih Logam, Barang Tambang dan Galian, Pertanian, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Gorontalo : Makanan, Kayu, Gabus, Anyaman Bambu dan Rotan, Perikanan Tangkap, Hasil Hutan Non Kayu
Sulawesi Barat : Makanan, Bahan Kimia, Kayu dan Gabus, Anyaman dari Bambu dan Rotan, Pertanian, Hasil Hutan Bukan Kayu, Perikanan Budidaya
Maluku : Barang Tambang, Minyak Mentah, Pertanian, Perikanan Tangkap dan Budidaya, Makanan, Kayu, Gabus, Anyaman dari Bambu dan Rotan, Peralatan Listrik, Barang Tambang dan Galian
Maluku Utara : Bijih Logam, Logam Dasar, Makanan, Pertanian, Perikanan Tangkap, Hasil Hutan Non Kayu
Papua Barat : Barang Tambang, Gas Alam, Minyak Mentah, Hasil Minyak, Barang Galian Bukan Logam, Makanan, Gabus, Anyaman Bambu dan Rotan, Perikanan Tangkap dan Budidaya
Papua : Hasil Minyak, Gas Alam, Barang Tambang dan Galian, Industri Kayu dan Gabus, Anayaman Bambu dan Rotan, Makanan, Alat Angkut, Perikanan Tangkap, Pertanian, Hasil Huta
Menara Kadin Indonesia Lt. 24, 29
Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5
Kav. 2-3, Kuningan
Jakarta 12950
Indonesia
sekretariat@kadin.id
+62 21-5274484
https://kadin.id/
(021) 5274484
Ekonomi Nasional
Ekonomi Provinsi
Ekonomi Nasional
Ekonomi Provinsi