KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Kadin Sumsel Dorong Kopi Pagaralam Naik Kelas Lewat Sistem Perdagangan Modern

Palembang – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Kota Pagaralam melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna membangun sistem perdagangan kopi yang lebih modern dan berorientasi ekspor.

MoU tersebut berlangsung dalam forum bertajuk “Sinergi Ekosistem Perdagangan Kopi Pagaralam Menuju Pasar Global” yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sumsel, Kamis (30/04/2026).

Ketua Kadin Provinsi Sumsel Affandi Udji menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal perubahan besar dalam sistem perdagangan kopi daerah.

Affandi menyebut Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia (menurut laporan Foreign Agricultural Service United States Department of Agriculture 2025), dengan Sumsel sebagai tulang punggung produksi kopi robusta nasional.

“Hari ini kita tidak sekadar menandatangani nota kesepahaman, tetapi meletakkan fondasi perubahan. Dari pola lama, di mana petani sering berada dalam tekanan harga, menuju sistem baru yang memberikan standar kualitas dan kepastian pasar,” jelas Affandi.

Menurut Affandi, Kadin berperan sebagai penggerak ekosistem yang menghubungkan petani, akses pembiayaan, dan pasar dalam satu rantai yang solid. Melalui kerja sama ini, sejumlah program strategis akan dijalankan, seperti implementasi sistem resi gudang, peningkatan kualitas produk, hingga pembukaan akses pasar ekspor.

“Target kita jelas, kopi Pagaralam harus naik kelas. Petaninya sejahtera dan daerah mendapat nilai tambah nyata,” ujar Affandi.

Affandi optimistis sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha akan mempercepat terwujudnya tata niaga kopi yang modern dan berkelanjutan.

“Jika kita bergerak bersama, bukan hanya kopi yang kita jual, tetapi masa depan yang lebih baik bagi petani dan daerah,” terang Affandi.

Sementara itu, Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyebut kopi Pagaralam, khususnya varietas Raden Kuning, telah menunjukkan kualitas unggul dan mulai menembus pasar ekspor.

“Alhamdulillah. Ini momentum untuk memperkuat branding kopi Pagaralam,” kata Ludi.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Pagaralam siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat posisi kopi daerah dalam rantai perdagangan global.

“Kami siap berkolaborasi. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan bersama,” pungkasnya.

James T. Riady: Masa Depan Kesehatan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Banyaknya Rumah Sakit
Anindya Bakrie di Summer Davos 2026: Indonesia Punya Modal Besar Jadi Pemain Kunci Era Software-Defined Vehicles
Womenpreneur Goes to Campus, Kadin Dorong Mahasiswa Terjun ke Dunia Usaha

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry