Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kadin Provinsi Jawa Timur (Jatim) resmi meneken sejumlah perjanjian kerja sama bisnis dan investasi dengan nilai total diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam agenda Business Matching Kadin Provinsi Sultra dan Kadin Provinsi Jatim yang digelar di RM Padi Padi, Kendari, Sultra, pada Selasa (18/11/2025).
Ketua Umum Kadin Provinsi Sultra Anton Timbang, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memaksimalkan potensi unggulan masing-masing daerah.
“Inilah pentingnya kita harus melakukan business matching ini. Karena banyak hal yang bisa, seperti yang sudah disaksikan tadi, banyak yang kita sudah tandatangani, kerja sama, dan menghasilkan investasi yang luar biasa,” ujarnya.
Adapun sektor-sektor yang masuk dalam kesepakatan kerja sama meliputi perikanan, tempurung kelapa, baja ringan, dan bahan bangunan khususnya aspal.
Anton mengatakan nilai investasi yang tercatat dari penandatanganan tersebut telah menembus lebih dari Rp1 triliun dan diyakini masih berpotensi meningkat.
Sementara itu, Ketua Kadin Provinsi Jatim Adik Dwi Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan business matching seperti ini merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan tujuan utama memperkuat perdagangan antar-wilayah.
“Memang konsepnya ini meningkatkan perdagangan dalam negeri. Kita harus kuasai pasar dalam negeri. Salah satunya dengan menyiapkan kerja sama karena masing-masing provinsi punya potensi yang saling membutuhkan,” jelas Adik.
Ia menambahkan, provinsi Jatim melihat potensi besar di provinsi Sultra, khususnya pada sektor perikanan, kelapa, dan pertambangan. Selain mendorong perdagangan, kolaborasi ini juga membuka peluang investasi yang lebih luas.
Terkait sektor pertambangan, Adik menyoroti bahwa fokus kerja sama diarahkan pada pengembangan aspal.
“Kalau nikel sudah tidak usah dibahas, itu sudah clear semua. Tinggal bagaimana PR-nya sekarang di aspal,” pungkas Adik.