KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

I Made Ariandi Kembali Terpilih, Musprov VIII Kadin Bali Tegaskan Sinergi Gotong Royong Menuju Indonesia Emas 2045

Badung, Bali – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII dengan mengangkat tema “Penguatan Sinergi Gotong Royong untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Aryaduta, Kuta, Badung, Bali, pada Jumat (12/12/2025).

Dalam Musprov tersebut, I Made Ariandi kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Bali periode 2025-2030.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho, yang hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, menilai tema Musprov selaras dengan nilai dasar Kadin. Taufan memaparkan potensi besar UMKM di Bali yang jumlahnya mencapai sekitar 450.000 unit UMKM hingga akhir 2024.

“Ini potensi raksasa yang harus dikelola bersama-sama,” kata Taufan.

Taufan menjelaskan, Kadin Indonesia telah memperkuat peran organisasi melalui berbagai nota kesepahaman dengan kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri RI untuk mendorong sinergi pembangunan ekonomi daerah dan investasi.

“Kami meminta Kadin Bali memanfaatkan payung hukum ini secara maksimal,” tegas Taufan.

Kerja sama tersebut mencakup penyusunan kebijakan investasi, pemberdayaan UMKM, hingga promosi investasi daerah guna mempercepat perizinan dan menggerakkan perekonomian lokal. Selain itu, Kadin juga menjalin MoU dengan Kementerian Kehutanan RI untuk mendorong investasi berkelanjutan serta pengembangan ekowisata berbasis hutan desa.

Taufan menambahkan, di sektor pertanian, melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian RI, Kadin diarahkan mengoptimalkan sektor pertanian, khususnya provinsi Bali, yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

Lebih lanjut, Taufan juga menekankan pentingnya integrasi sektor pertanian dan pariwisata agar rantai pasok lebih efisien dan berpihak pada petani lokal.

“Pastikan supply bahan baku untuk hotel, restoran, dan MBG (Makan Bergizi Gratis) dipenuhi 100 persen oleh petani dan peternak lokal (provinsi) Bali. Hubungkan langsung petani di Bedugul, Kintamani, Jembrana ke pasar, potong rantai pasok yang merugikan,” tegas Taufan.

Taufan juga mendorong Kadin Provinsi Bali menjadi pelopor ekonomi hijau berbasis adat serta penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Revolusi SDM juga menjadi tugas Kadin, dengan menurunkannya kepada generasi muda,” pungkas Taufan.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Bali terpilih I Made Ariandi menegaskan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, terlebih dengan bergulirnya pembahasan RUU Kadin di tingkat pusat.

“Kadin adalah satu-satunya asosiasi yang bergerak di bidang ekonomi dan menaungi banyak asosiasi di bawahnya,” katanya.

Ia juga menilai keterlibatan sektor swasta perlu diperluas dalam proyek-proyek pembangunan nasional.

“Jika proyek-proyek atau kegiatan pemerintah semua dieksekusi BUMN, maka kami tidak kebagian. Untuk menjadi negara yang kuat, pemerintah harus memberi peluang kepada sektor swasta,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Ketua Umum Kadin Provinsi Nusa Tenggara Barat Faurani, Wakil Ketua Umum Koordinator Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, dan Maluku Utara (Balinusamatra) Amirullah Abbas dan Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Pipin Moh. Saeful Arifin.

Di Rapimprov Kadin Jakarta, Anindya Bakrie Jelaskan Tiga Aspek Penting yang Perlu Diwaspadai Indonesia Hadapi Situasi Global yang Tidak Stabil
Safari Ramadan di Masjid Raya Al Bakrie Lampung, Ketum Kadin Apresiasi Geliat UMKM
Tekan Inflasi di Kolaka, Kadin Sultra Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry