KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Indonesia dan Davao Perkuat Kemitraan Agribisnis melalui Networking Meeting dan Penandatanganan MoU B2B Bidang Pertanian

Davao, Filipina – Dalam upaya memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Filipina, khususnya di wilayah Mindanao, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao City menyelenggarakan Networking Meeting on Stronger Agribusiness Partnership between Indonesia and Mindanao yang berlangsung di House of Indonesia, Davao City, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan perdagangan, investasi, dan kerja sama agribisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Filipina, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan di kawasan ASEAN.

Kegiatan dibuka oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Davao City Agus Trenggono, yang menegaskan komitmen pemerintah Indonesia melalui diplomasi ekonomi untuk terus mendorong peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama bisnis antara Indonesia dan Filipina, khususnya di wilayah Mindanao yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan agribisnis.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Business to Business (B2B) Trade and Investment di bidang pertanian sebagai langkah konkret dalam memperkuat kemitraan strategis antara perusahaan Indonesia dan Filipina.

Prosesi penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Devi Erna Rachmawati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan NEXTANI Indonesia, bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Davao City Agus Trenggono, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan investasi dan kerja sama bisnis kedua negara.

Dalam sambutannya, Devi menyampaikan bahwa Indonesia dan Filipina memiliki potensi yang sangat besar untuk membangun ekosistem agribisnis ASEAN yang lebih kuat melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan investor.

“Indonesia dan Filipina memiliki visi yang sama dalam mewujudkan ketahanan pangan kawasan. Melalui kerja sama perdagangan, investasi, transfer teknologi, inovasi pertanian, dan pengembangan sumber daya manusia, kita dapat membangun sektor pertanian ASEAN yang lebih modern, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Devi.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga menjadi wadah business networking dan business matching antara pelaku usaha kedua negara untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan komoditas pertanian, investasi sektor agribisnis, transfer teknologi pertanian, pupuk organik dan pertanian berkelanjutan, smart farming dan digital agriculture, ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, Indonesia dan Filipina kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral melalui kolaborasi sektor swasta, peningkatan investasi, perdagangan, inovasi, dan transfer teknologi pertanian.

Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem agribisnis yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan ASEAN serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Filipina.

RUU PFII Resmi Sah, DPR Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global
Indonesia dan Davao Perkuat Kemitraan Agribisnis melalui Networking Meeting dan Penandatanganan MoU B2B Bidang Pertanian
Indonesia-Filipina Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pertanian hingga Energi Jelang KTT ASEAN 2026

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry