KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Kadin Dorong Kerja Sama Indonesia-Swis, Fokus Trading Academy hingga Investasi Logistik

Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menggelar audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Swis I Ngurah Swajaya, di The Convergence Indonesia, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/07/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Swis, mulai dari perdagangan, investasi, pengembangan teknologi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perdagangan global.

Anindya atau Anin sapaan akrabnya mengatakan Swis merupakan mitra strategis yang dapat menjadi acuan bagi Indonesia, tidak hanya sebagai pusat keuangan dunia, tetapi juga dalam pengembangan teknologi dan pembangunan merek (branding).

“Swis itu bukan saja suatu negara besar di bidang finansial, tapi dari sisi teknologi dan branding itu sangat diakui. Dan ini justru mesti menjadi suatu acuan buat Indonesia bekerja sama dengan Swis. Apalagi kita mempunyai Free Trade Agreement (FTA) sendiri sekitar empat tahun yang lalu,” ujar Anin.

Anin menjelaskan, hubungan dagang kedua negara juga menunjukkan kinerja positif dengan surplus perdagangan Indonesia mencapai sekitar 2,5 miliar dolar AS per tahun. Karena itu, Kadin Indonesia mendorong penguatan kerja sama yang lebih konkret.

“Yang pertama fokusnya bagaimana kita bisa belajar menggiatkan atau memodernisasi trading kita, maka kita bilang Trading Academy. Yang kedua fokusnya di bidang logistik, ditambah upaya investasi di bidang perkapalan dan juga pelabuhan,” kata Anin.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Swis I Ngurah Swajaya, mengapresiasi dukungan Kadin Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

“Kami merasa sangat dibantu dan direspons dengan baik oleh Kadin Indonesia terkait dengan upaya-upaya kita untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Switzerland (Swis),” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perdagangan Indonesia-Swis terus mengalami peningkatan, sementara Indonesia juga menjadi salah satu tujuan investasi perusahaan Swis. Ke depan, menurutnya, perhatian perlu diberikan kepada investasi perusahaan kecil dan menengah (UKM) Swiss yang berbasis teknologi, inovasi, dan rendah karbon.

“Saya laporkan ke Pak Ketum bahwa yang perlu juga kita perhatikan adalah investasi oleh perusahaan kecil dan menengah di Swiss, tetapi berbasis teknologi. Kalau kita bicara mengenai berbasis teknologi ini inovasi dan juga yang rendah karbon,” katanya.
Selain investasi, Ngurah Swajaya menilai Swis memiliki posisi strategis sebagai salah satu global commodity trading hub terbesar di dunia. Karena itu, Indonesia ingin memanfaatkan peluang tersebut tidak hanya untuk meningkatkan ekspor komoditas, tetapi juga meningkatkan kapasitas pelaku usaha nasional melalui pendidikan dan pelatihan perdagangan global.

“Beliau (Ketum Kadin) berkenan nanti di Jenewa akan bertemu dengan mereka dan bicara mengenai tidak hanya bagaimana meningkatkan ekspor komoditas kita, tetapi juga bagaimana meningkatkan melalui pendidikan agar lebih mumpuni kita dalam konteks global trading hub untuk berbagai jenis komoditas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Bilateral Swis dan Liechtenstein Kadin Indonesia Francis Wanandi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Ketua Umum Kadin terhadap penguatan hubungan dengan Swis.

“Terima kasih saya mendapat perhatian dari Pak Ketum terhadap Swis ini yang kita rasakan sama-sama bisa memberikan suatu added value yang cukup besar kepada Indonesia. Dan kita harapkan kerja sama yang semakin erat antara kedua negara ini bisa membantu terutama dari sisi private sector untuk bisa membesarkan industri-industri di Indonesia,” pungkas Francis.

Kadin Dorong Kerja Sama Indonesia-Swis, Fokus Trading Academy hingga Investasi Logistik
Kadin dan Kementerian PPPA RI Bersinergi Kembangkan Care Economy dan Daycare di Dunia Usaha
Kadin Dukung KUNCI BERSAMA, Anindya Bakrie Dorong Aglomerasi Jadi Motor Pertumbuhan Kawasan

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry