KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Gala Dinner HUT ke-58 Kadin Indonesia, Anindya Bakrie Tegaskan Perkuat Sinergi Pengusaha Daerah dan Pemerintah

Jakarta – Gala Dinner Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Fairmont Jakarta pada Kamis (08/10/2026) malam yang dipersembahkan oleh Wakil Ketua Umum (WKU) Wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara Amirullah Abbas menjadi ajang penguatan komitmen dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan bahwa kekuatan utama Kadin terletak pada akar rumput pengusaha di daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

Kehadiran para pimpinan lembaga negara, diplomat, pejabat kementerian, serta pimpinan Kadin Provinsi semakin memperkuat posisi Kadin Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dan Bank Indonesia dalam menggerakkan ekosistem bisnis Tanah Air.

“Kami ingin berkontribusi lebih. Karena memang di dalam ekonomi kita bahwa dari 100% PDB yang (berasal dari) belanja pemerintah hanya 8 persen. Sisanya adalah di luar belanja pemerintah. Artinya ada hubungan dengan dunia usaha, serta konsumsi domestik,” ujar Anin sapaan akrabnya.

Dikatakan Anin, memasuki usia ke-58 tahun sejak berdiri pada tahun 1968, Kadin Indonesia terus berupaya menjawab tantangan era modern melalui penyesuaian regulasi. Anin menyampaikan pentingnya revisi terhadap Undang-Undang Kadin yang telah berusia 39 tahun agar mampu mengakomodasi perkembangan teknologi, digitalisasi, rantai pasok global, serta ekonomi hijau.

“Langkah revisi yang telah disahkan sebagai inisiatif DPR RI ini bertujuan memperkuat kedudukan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah sebelum regulasi diterbitkan, menjaga kemandirian organisasi, serta memperbesar kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju target delapan persen,” tutur Anin.

Revisi regulasi tersebut juga dirancang agar Kadin Indonesia menjadi wadah inklusif yang menempatkan pelaku UMKM sebagai pilar utama. Dari sekitar 65 juta korporasi di Indonesia, sebanyak 97 persen merupakan UMKM yang rentan terdampak oleh disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan. Dengan mendorong UMKM di daerah naik kelas serta meningkatkan pendapatan per kapita nasional, Indonesia diyakini mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah dalam kurun waktu dua dekade mendatang. Kadin Indonesia siap memanfaatkan jaringan luasnya dari tingkat daerah hingga asosiasi untuk memberikan masukan nyata dari lapangan kepada pemerintah.

Menurut Anin, guna mendukung capaian target ekonomi tersebut, Kadin Indonesia menghadirkan sejumlah lembaga dan satuan tugas strategis seperti Kadin Indonesia Institute, Kadin Global Engagement Office, Kadin Indonesia Trading House, serta Training Center.

Kadin Indonesia juga memperkuat diplomasi ekonomi internasional dan merencanakan peluncuran buku We Buy From Indonesia yang mengulas keterlibatan 80 merek global dalam menggunakan komponen produk asal Indonesia. Anin juga mengapresiasi dukungan dari seluruh pengurus Kadin daerah, asosiasi, dan pimpinan terdahulu yang terus menjaga soliditas serta semangat kebersamaan demi kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Gala Dinner HUT ke-58 Kadin Indonesia sekaligus WKU Koordinator (WKUK) Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Erwin Aksa mengatakan bahwa keberadaan Kadin Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari kerja bersama, semangat kolaborasi, serta kontribusi Kadin daerah, asosiasi, Anggota Luar Biasa (ALB), seluruh pelaku usaha, donatur, dan mitra strategis yang hadir bersama kita malam ini. Untuk itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Kadin Indonesia.

“Terima kasih secara khusus kepada seluruh mitra strategis. Dukungan Bapak dan Ibu bukan sekadar kontribusi terhadap penyelenggaraan sebuah acara, melainkan juga bentuk kepercayaan kepada Kadin Indonesia,” kata Erwin.

Memasuki usia ke-58 tahun, lanjut Ewin, Kadin Indonesia tidak ingin menjadikan perayaan tersebut sekadar momentum seremonial. Sebaliknya, ini harus menjadi titik untuk menatap dan mempersiapkan langkah ke depan.

“Kita ingin Kadin semakin kuat sebagai rumah bagi dunia usaha, semakin dekat dengan pelaku usaha di daerah, serta semakin mampu menjadi jembatan antara dunia usaha dan agenda pemerintah nasional, ujar Erwin.

WKU Wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara Kadin Indonesia sekaligus Ketua Pelaksana Gala Dinner HUT ke-58 Kadin Indonesia Amirullah Abbas dalam sambutannya mengatakan bahwa Gala Dinner sekaligus perayaan HUT ke-58 Kadin Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong kemajuan dunia usaha.

“Semoga para pengusaha ke depannya bisa lebih maju lagi. Sebagai pengusaha, harapan sederhana kita adalah agar hari ini menjadi lebih baik dari hari sebelumnya, dan hari-hari yang akan datang bisa semakin maju. Itulah harapan sederhana kita,” kata Amirullah.

Lebih lanjut dalam sambutannya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin menegaskan bahwa DPD RI dan Kadin Indonesia memiliki irisan peran yang sangat strategis dalam ekosistem ekonomi nasional.

“DPD RI bertugas membawa suara dan aspirasi daerah ke tingkat kebijakan nasional, sedangkan Kadin Indonesia menggerakkan energi serta memetakan kebutuhan dunia usaha di daerah,” Kata Sultan.

Kolaborasi kedua pihak menjadi sangat relevan agar pembangunan nasional tidak berhenti sekadar pada angka pertumbuhan ekonomi semata, melainkan mampu menghadirkan lapangan kerja, memberikan nilai tambah, menguatkan investasi, mendorong UMKM naik kelas, serta memajukan industri daerah.

Hadir dalam acara tersebut WKUK Bidang Pangan Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya, WKUK Bidang Sosial Kadin Indonesia Nita Yudi, WKUK Bidang Investasi, Hilirisasi, Energi dan Lingkungan Hidup Kadin Indonesia Bobby Gafur Umar, WKUK Bidang Koperasi dan UMKM Kadin Indonesia Nurdin Halid, WKUK Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana Kadin Indonesia M. Azis Syamsuddin dan WKUK Bidang Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia Juan Permata Adoe.

Juga hadir jajaran Ketua Umum Kadin Provinsi di seluruh Indonesia.

Ketum Kadin: Ketahanan Ekonomi dan Gotong Royong Jadi Kunci Hadapi Tantangan New Normal Economy
Kadin Dorong Penguatan Sektor Kesehatan untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Kerja Sama Internasional
James T. Riady: Transformasi Kesehatan Mendongkrak Daya Saing Indonesia

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry