KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Kadin Bidik Perdagangan RI-India Meningkat Hingga 50 Miliar Dolar AS

Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menerima audiensi Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di The Convergence Indonesia Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut hasil CEO Forum Indonesia-India yang sebelumnya digelar bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari lalu.

Anindya atau Anin sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa pembahasan difokuskan pada perkembangan sejumlah working group yang telah disepakati.

“Tadi kita bicara mengenai beberapa working group yang dibicarakan di CEO Forum (Januari 2025). Ada yang mengenai manufaktur, kesehatan, teknologi, dan lain-lain. Jadi di sini bersama Pak Dubes, kita duduk, kita lihat di mana progress-nya. Mana yang masih belum jalan, apa yang mesti dilakukan,” ujar Anin.

Anin menambahkan, pertemuan ini juga sebagai persiapan kemungkinan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia awal tahun depan.

“Karena ada kemungkinan Pak Presiden (Prabowo) mengundang Prime Minister India (Narendra) Modi. Jadi kita mesti siapin, karena perekonomian India dan Indonesia ini banyak kerja sama yang mesti dilakukan,” jelas Anin.

Lebih lanjut, Anin menyoroti besarnya potensi perdagangan kedua negara. Saat ini, total nilai perdagangan Indonesia-India mencapai sekitar 30 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia sebesar 23 miliar dolar AS dan impor dari India 7 miliar dolar AS.

“Targetnya mendapatkan angka ke 50 miliar dolar AS dalam waktu yang dekat,” ujar Anin.

Sementara itu, Dubes India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menilai tantangan utama hubungan kedua negara adalah menerjemahkan kedekatan diplomatik menjadi aktivitas ekonomi nyata.

“Kita adalah sahabat baik, tantangannya adalah bagaimana persahabatan itu diterjemahkan dalam kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja di Indonesia dan India, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam konteks geopolitik global yang penuh ketidakpastian, kerja sama Indonesia-India menjadi semakin relevan.

“India punya 1,4 miliar penduduk, Indonesia hampir 300 juta, dengan pendapatan yang terus meningkat. Pasar kita sendiri sangat besar. Jadi sebaiknya kita saling memanfaatkan pasar masing-masing, bukan hanya bergantung pada pasar tradisional,” tandas Dubes Sandeep.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir jajaran pengurus Kadin Indonesia di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino M. Vega, Direktur Eksekutif Kadin Indonesia Institute Mulya Amri, Kepala Staf Chairman Office Kadin Indonesia Harya Mitra Hidayat.

Anindya Bakrie Bertemu Dubes Brasil, Dorong Kerja Sama Strategis dari Transisi Energi hingga Agrikultur
Anindya Bakrie Terima Dubes Slovakia, Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi, Energi, hingga Pangan
Kadin Bidik Perdagangan RI-India Meningkat Hingga 50 Miliar Dolar AS

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry