KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Kadin Gelar Muprov Papua Tengah untuk Pertama Kalinya, Angkat Tema Papua Terang dan Maju

Nabire – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk pertama kalinya menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) Papua Tengah yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Bandara Lama, Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (2/8/2025).

Mengusung tema “Bersama Kadin Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Papua Tengah Terang dan Maju”, Muprov ini menjadi tonggak sejarah kehadiran Kadin secara utuh dan sah di provinsi hasil pemekaran ini.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko menegaskan bahwa Muprov bukan sekadar forum pemilihan pengurus, tetapi juga menjadi momen konsolidasi dunia usaha lokal menuju kemandirian.

“Untuk pertama kalinya, Kadin berdiri secara utuh dan sah di Provinsi Papua Tengah, provinsi baru yang sedang menata masa depan yang sangat luar biasa,” ujar Taufan.

Taufan juga menyoroti kekayaan sumber daya alam Papua Tengah seperti tambang dan energi, namun mengingatkan akan adanya tantangan yang tidak hanya lokal, tapi juga nasional dan global, seperti ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Provinsi Papua Tengah bukan sekedar wilayah baru, ini adalah wilayah yang kaya dengan berbagai macam potensi, tambang dan energi. Namun kita juga tidak boleh menutup mata terhadap beberapa tantangan yang tidak hanya ada di (Provinsi) Papua Tengah, tapi kami merasakan juga di Indonesia, dan termasuk juga ada tantangan di dunia global,” jelas Taufan.

Lebih lanjut dikatakan Taufan, sebagai upaya mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, Kadin Indonesia membawa empat pilar strategis yang dinilai relevan bagi Provinsi Papua Tengah.

Pilar pertama adalah swasembada, dengan fokus pada kemandirian pangan lokal dan energi terbarukan. Pilar kedua adalah pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM, termasuk pengembangan pemandu wisata dan pasar digital untuk produk khas Papua. Pilar ketiga menekankan pentingnya inklusivitas dengan melibatkan pemuda, “mama-mama Papua”, dan penyandang disabilitas dalam ekosistem usaha. Pilar keempat adalah keberlanjutan, yang mengedepankan pengelolaan sumber daya secara bijak dan ramah lingkungan.

“Kami juga membawa beberapa program quick wins yang bisa disinergikan dengan Kadin (Provinsi) Papua Tengah, seperti SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Gotong Royong, renovasi rumah tidak layak huni (gotong royong), dan pelatihan pekerja lokal (gotong royong),” kata Taufan.

Sementara itu WKU Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia sekaligus Ketua Umum Caretaker Kadin Provinsi Papua Tengah, Widiyanto Saputro, menyatakan bahwa Muprov ini diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi Kadin di Provinsi Papua Tengah sekaligus mempercepat peningkatan ekonomi daerah.

“Kami berharap proses musyawarah provinsi ini dapat dilaksanakan dengan baik, sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga serta aturan Kadin Indonesia,” ucapnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muprov yang dinilainya sebagai wujud komitmen dalam memperkuat dunia usaha dan mendorong partisipasi masyarakat lokal.

“Saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya Muprov sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat globalisasi menyusun langkah strategis dalam membangun dunia usaha dan berkembang,” ujar Gubernur Meki.

“Jadi, ini kesempatan yang baik untuk adik-adik sekalian berpartisipasi dan membesarkan diri, membesarkan keluarga, membesarkan negeri ini dari sektor-sektor lain-lain. Jangan tinggalkan kesempatan itu,” tandas Gubernur Meki.

Dalam Muprov tersebut, terpilih secara musyawarah mufakat yaitu Elexander Gobay, putra asli Papua sebagai Formatur atau Ketua Umum Kadin Provinsi Papua Tengah periode 2025-2030 untuk selanjutnya menyusun kepengurusan yang akan dilantik oleh Ketua Umum Kadin Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Muprov juga menghadirkan kemeriahan berupa berbagai side event seperti lomba tarik tambang, panggung hiburan rakyat, dan pameran UMKM di Bandara Lama Nabire.

Ketum Kadin Anindya Bakrie: Perlu Iklim Kondusif agar “Ayam” Tidak Stres, Terus Bertelur untuk Membuka Lapangan Kerja
Dr Aviliani: Pemerintah Perlu Memberikan Perhatian kepada 75 Juta Kelompok Menengah-Bawah
Ekonom Joshua Pardede: Dengan Kemudahan Investasi dan Efisiensi, Pertumbuhan Ekonomi 2026 Menembus 5,4%

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry