KADIN Indonesia Lakukan Pembaharuan Digitalisasi Ekosistem Usaha

KADIN Indonesia Lakukan Pembaharuan Digitalisasi Ekosistem Usaha

Pemanfaatan teknologi digital saat ini sesuatu yang tak bisa dihindarkan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) melakukan digitalisasi ekosistem usaha salah satunya melalui pembaharuan sistem keanggotaan guna menghadapi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi tahun 2023.

Ketua Komite Tetap Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Guido D. Kartasasmita, menyatakan, sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri yang menyangkut arahan Kadin Indonesia terbaru, maka Kadin Indonesia mendapatkan tugas untuk membangun digital ekosistem dunia usaha.

“Fungsinya adalah untuk memastikan perekonomian berjalan mulai level atas hingga UMKM. Karena ekosistem ini harus dijalankan secara digital, maka Kadin Indonesia melakukan pembaharuan pada sistem keanggotaan Kadin yang akan terintegrasi dengan 4 lembaga negara,” kata Guido di Graha Kadin Surabaya, Jawa Timur (3/11).

Ia mengatakan, ke empat lembaga negara tersebut adalah Kementerian Investasi, Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini Pendukcapil, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tentang akta perusahaan serta Direktorat Jenderal Pajak untuk verifikasi NPWP Integrasi data.

Guido mengaku, melakukan penelitian terhadap kondisi perekonomian pada level atas sampai tingkat bawah dan melaksanakan program pemerintah, baik program kadin maupun pemerintah untuk menghadapi resesi tahun 2023.

“Kami harapkan tahun depan, ketika digital ekonomi sistem ini berjalan pada level UMKM, maka UMKM akan jauh bisa dikembangkan dibanding saat ini. Market ekspor, market domestik semua ditingkatkan. mudah-mudahan Indonesia masih bisa masuk pada pertumbuhan positif,” katanya.

Guido mengatakan, sampai saat ini anggota Kadin di Jawa Timur yang terdata sebanyak 29 ribu tetapi saat ini banyak anggota yang belum melakukan registrasi ulang akibat dampak dari pandemi.

“Bisa jadi karena hal lain, kita akan mencari solusi tentang masalah ini. Hampir di seluruh Indonesia kondisinya seperti itu. Oleh karena itu kami melakukan pembaharuan keanggotaan melalui sistem Online Single Submission (OSS),” ujarnya.

Selain itu, sejumlah upaya juga telah dilakukan oleh Kadin Indonesia guna menyiapkan Indonesia menghadapi resesi dunia tahun 2023.

“Saat ini kami berupa menyukseskan B20 Sumit di Bali dimana kami mengundang banyak investor yang akan hadir di sana. Kami akan presentasikan Indonesia, mengenai peluang-peluang usahanya, apa yang menjadi ketertarikan pengusaha di luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia, itu yang kami lakukan,” ujarnya.

Wakil Ketua Kadin Jatim Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Dedy Suhajadi mengatakan turunnya jumlah keanggotaan Kadin Jatim itu tidak lain karena kondisi pandemi. Selain itu, kebijakan keanggotaan yang berubah tanpa adanya sosialisasi terlebih dulu.

“Akhirnya, anggota malas untuk memperbarui keanggotaannya. Terus digempur pandemi COVID-19, jadinya ya begitu,” katanya.

Dengan adanya kebijakan baru dengan OSS ini, Dedy berharap ke depan anggota Kadin Jatim bisa kembali ke angka 29 ribu bahkan harus bertambah lebih banyak.

“Kita yakin akan bertambah lebih banyak karena jumlah UMKM di Jatim juga sudah bertambah banyak,” ucapnya.

 

Dilansir dari intime.id.

Roadmap Strategi 2045 Menjadi Program Prioritas KADIN Indonesia 2023
Gelar Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Bahas Penguatan Ekonomi Daerah dan Nasional
Rapimnas KADIN 2022 Fokus Untuk Memperkuat UMKM
Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
KADIN dukung peningkatan ekspor Jawa Timur ke Arab Saudi

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

9
Des 22
KADIN Banten Expo 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
9
Des 22
Seminar TKDN
Virtual
KADIN Indonesia

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
Joint Opening Indonesia Net Zero Summit 2022 dan B20 Investment Forum: Aksi Iklim Kolektif untuk Dekarbonisasi Industri
KADIN Indonesia Bersama Kamar Dagang Swiss dan Eropa Meluncurkan Buku B20 Sustainability 4.0 Awards
Wakil Ketua KADIN Sulut Bidang UKM, Ivanry Matu
KADIN Sulut Dorong Usaha Rintisan Ramah Lingkungan di Sulawesi Utara
KADIN Net Zero Hub: Tanpa Dekarbonisasi Industri, Indonesia Sulit Mencapai Target NDC

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

9
Des 22
Seminar TKDN
Virtual
KADIN Indonesia
10
Nov 22
Jakarta International Premium Products Fair (JIPREMIUM) 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
9
Des 22
KADIN Banten Expo 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
Roadmap Strategi 2045 Menjadi Program Prioritas KADIN Indonesia 2023
Gelar Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Bahas Penguatan Ekonomi Daerah dan Nasional
Rapimnas KADIN 2022 Fokus Untuk Memperkuat UMKM
Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
B20 Summit Berhasil Hadirkan Communique untuk Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

Foto Kosong