Victoria, Australia – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Firsal Dida Mutyara mengatakan Sumut memiliki posisi strategis untuk menjadi mitra dalam pengembangan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Negara Bagian Victoria.
Hal tersebut disampaikan Dida saat menjadi pembicara dalam International Indonesia-Victoria Regional Business Matching Forum bertajuk “Partners in Growth, Five Sectors Trade in Both Direction – What Indonesia is Buying, What It Can Supply, and the Provincial Counterpart on the Other Side” di Bendigo, Victoria, Australia, Rabu (16/09/2026).
Dalam forum tersebut, Dida mengatakan terdapat sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dalam kerja sama antara Sumut dan Victoria. Lima sektor tersebut meliputi industri pangan dan pertanian, energi terbarukan, pendidikan dan pelatihan vokasi, pariwisata, serta teknologi informasi.
“Indonesia dan Australia, khususnya Victoria, memiliki komplementaritas ekonomi yang tinggi. Sumatra Utara tidak hanya siap menyuplai komoditas unggulan dan produk manufaktur ke pasar Australia, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk produk, teknologi dan investasi dari Victoria ke wilayah Indonesia Barat,” kata Dida.
Dalam paparannya, Dida juga menguraikan kebutuhan impor Indonesia serta potensi komoditas dan produk Sumut yang dapat dikembangkan untuk pasar Australia.
Pendekatan melalui lima sektor tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat membangun hubungan perdagangan yang seimbang dan saling menguntungkan, sekaligus memperkuat sektor industri di daerah.
Dida berharap rangkaian pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret antara dunia usaha Sumut dan Victoria.
“Kami berharap dialog dan penjajakan yang dilakukan dapat ditindaklanjuti menjadi transaksi serta kemitraan usaha jangka panjang yang memberikan manfaat bagi kedua daerah,” pungkasnya.