Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie melakukan audiensi dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Senin, (27/07/2026).
Dilansir dari instagram resmi @sekretariat.kabinet, dalam pertemuan tersebut keduanya membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Selain itu, dibahas pula kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong lahirnya motor listrik nasional. Pertemuan juga menyoroti penguatan industri kendaraan listrik pasca-peresmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Presiden, beberapa waktu lalu.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam kesempatan tersebut juga memperkenal buku ‘We Buy from Indonesia’.
We Buy From Indonesia adalah sebuah buku yang menggambarkan bahwa Indonesia memiliki peran penting pada rantai pasok dunia. Sebagaimana yang sering disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Di dalam buku ini penuh data dan bukti bahwa perusahaan Indonesia telah mendunia dan dibutuhkan brand-brand besar dunia. Ada 80 perusahaan atau brand kelas dunia yang komponennya membeli dari Indonesia. Ada Tesla, IKEA, Uniqlo, sampai Boeing. Indonesia terlibat dari membuat part sampai membuat utuh lalu diekspor,” ujar Anindya atau Anin sapaan akrabnya dilansir dari Instagram @anindyabakrie.
Anin menjelaskan, buku tersebut telah diperlihatkan kepada Presiden Prabowo saat kunjungannya ke Prancis. Presiden Prabowo kemudian menyerahkan buku itu kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menurut Anin, Presiden Macron memberikan apresiasi terhadap buku tersebut dan meminta agar disiapkan edisi khusus yang memuat berbagai brand asal Prancis.
“Terhadap buku ini, Pak Seskab memberikan apresiasi dan masukannya. Kami juga berdiskusi singkat baik soal buku ini maupun topik lainnya,” kata Anin.