Jayapura – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII dengan mengusung tema “Bersatu, Bertumbuh, dan Berdaya Saing” di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, pada Sabtu (11/04/2026).
Dalam Muprov tersebut Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie resmi melantik dan mengukuhkan Jacleana Joku sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Papua periode 2026-2031 menggantikan Ronald Antonio.
Dalam sambutannya, Anindya atau Anin sapaan akrabnya menilai Papua memiliki keunggulan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertambangan hingga hasil hutan dan kelautan namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal.
“Potensi tersebut tidak hanya bertumpu pada komoditas seperti emas dan tembaga, tetapi juga mencakup sektor kelautan dan perikanan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Anin.
Menurut Anin, Papua juga dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan energi baru terbarukan, khususnya tenaga surya dan energi air, mengingat kondisi geografis yang mendukung pemanfaatan energi bersih.
Papua, lanjut Anin, memiliki potensi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian yang luas serta pengembangan komoditas lokal.
Di sisi lain, letak geografis Papua yang strategis di kawasan timur Indonesia menjadikannya berpeluang sebagai pintu gerbang perdagangan menuju kawasan Pasifik.
“Untuk itu penguatan infrastruktur dan efisiensi logistik menjadi kunci dalam mengoptimalkan seluruh potensi tersebut agar dapat terintegrasi dengan baik,” ujar Anin.
Anin meyakini Papua mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan merata dengan dukungan infrastruktur dan logistik.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua yang turut hadir Mathius D. Fakhiri menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Papua membutuhkan investasi yang berdampak, bukan sekadar mengambil keuntungan tanpa kontribusi nyata bagi daerah,” katanya.
Mathius berharap Kadin Papua terus menjadi mitra strategis pemerintah, memperkuat pemberdayaan UMKM, khususnya pelaku usaha orang asli papua, serta membangun ekosistem ekonomi yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat bersatu, bertumbuh, dan berdaya saing, kita optimistis Papua akan terus bergerak menuju daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkas.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho.