KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Rapimnas 2025 Kadin Indonesia Dibuka, Fokus Perluas Lapangan Kerja Demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jakarta – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi dibuka secara simbolis oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, bersama dengan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah (OKP) Kadin Indonesia Erwin Aksa dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (01/12/2025).

Ketua Umum Kadin Indonesia Aninyda Novyan Bakrie menyampaikan, penciptaan pekerjaan menjadi kunci mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan.

“Fokus kita bagaimana kita bisa memperluas lapangan kerja, karena ujungnya itulah yang bisa meningkatkan perekonomian ke 5%, 6%, 7%, dan 8%,” kata Anindya atau Anin sapaan akrabnya dalam sambutannya.

Anin juga menekankan, dunia usaha kini berada dalam posisi strategis untuk ikut serta dalam perbaikan ekonomi melalui penciptaan kesempatan kerja di seluruh sektor dan wilayah.

“Kita mesti berbangga karena kita mempunyai kesempatan untuk berkontribusi sangat besar dan sangat dibutuhkan pada saat ini,” kata Anin

Salah satu program dengan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, kata Anindya, Kadin bersama pelaku usaha telah membangun 500 dari target 1.000 dapur MBG.

“Setiap dapur itu ada 50 yang bekerja. Artinya 50 x 500 itu 25.000 (tenaga kerja), dan kita cukup bangga dengan itu,” tutur Anin.

Anin turut menjelaskan, program ini dibiayai swadaya dunia usaha tanpa pembiayaan bank.

“Rp 750 miliar kocek daripada teman-teman yang ada di sini tanpa perbankan sudah keluar karena kepercayaan kepada pemerintah,” pungkas Anin.

Dalam kesempatan itu, Anin mengingatkan, pembukaan lapangan kerja bergantung pada kesehatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menyerap mayoritas tenaga kerja nasional. Namun, Anin menilai adanya penurunan kelancaran kredit pada segmen ini.

“Yang justru sekarang sedikit kurang lancar adalah UMKM dan mikro. Ini yang mesti kita pikirkan baik-baik karena mereka adalah 90% dari tenaga kerja,” ungkap Anin.

Dalam program percepatan (quick-win) Kadin, lanjut Anin, penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) juga menjadi instrumen perluasan kesempatan kerja.

“20.000 tenaga kerja migran Indonesia kami kirim dalam waktu setahun,” kata Anin. Dikatakan Anin, penempatan dilakukan ke negara asing yang membutuhkan pekerja Tanah Air seperti Jepang, Kanada, Amerika Serikat (AS), hingga Eropa.

Lebih lanjut, Anin memastikan implementasi kebijakan penciptaan lapangan kerja berjalan hingga ke level daerah melalui sinergi pengurus pusat, provinsi, dan asosiasi usaha.

“Tugas Kadin adalah memastikan turunan dari kebijakan di atas itu sampai ke daerah,” tandas Anin.

Dalam mendorong penyerapan tenaga kerja, kata Anin, Kadin terus mendorong empat program percepatan, yakni satuan tugas (Satgas) pembangunan SPPG, Satgas Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), dan Satgas Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menurut Anin, penciptaan lapangan kerja menjadi fondasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Anin meyakini, peningkatan serapan kerja akan memberikan dampak pada konsumsi domestik dan investasi.

“Kami optimistis bahwa di pemerintahan Pak Presiden Prabowo dan Pak Wakil Presiden Gibran, kita mampu untuk mencapai pertumbuhan sampai ke 8%,” pungkas Anin.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutannya menyebutkan, Kadin Indonesia memiliki tugas yang sangat luhur atau mulia karena ikut berperan memperkuat Indonesia.

“Indonesia akan kuat kalau rakyatnya bisa bekerja dengan baik, siapa yang melakukan itu? Kadin mengambil peran itu. Tugas luhur Kadin adalah memberi pekerjaan kepada rakyat, tugas luhur Kadin adalah membantu negara, memberi pekerjaan, dan penghidupan yang layak bagi setiap warga negara,” kata dia.

Rapimnas 2025 Kadin Indonesia dihadiri sebanyak 1.653 peserta, meliputi seluruh jajaran dewan pengurus, para Ketua Umum Kadin Provinsi se-Indonesia, serta para pimpinan Asosiasi dan Himpunan (Anggota Luar Biasa/ALB) Kadin Indonesia

Rapimnas 2025 Kadin Indonesia mengusung tema besar “Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja, untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia” dengan sub-tema “Peningkatan Inovasi, Produktivitas, Investasi, dan Perdagangan. Manfaatkan Potensi Bangsa Mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Masyarakat yang Sejahtera”.

Pada hari pertama gelaran Rapimnas 2025 Kadin Indonesia, berlangsung Plenary Session 1 dengan tajuk “Prospek Ekonomi, Investasi, dan Stabilitas Indonesia 2026”. Sesi ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto, serta Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti.

Secara paralel, juga berlangsung plenary session yang diisi oleh berbagai menteri dan pejabat tinggi, di antaranya Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Kepala BRIN RI Arif Satria, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Jaksa Agung RI Burhanuddin dan Sekjen Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) RI Dwiyono.

Agenda berlanjut ke Plenary Session 2 bertajuk “Prospek Ekonomi Indonesia 2026: Strategi Reformasi Fiskal untuk Pertumbuhan Inklusif” bersama Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa.

Rangkaian Rapimnas 2025 Kadin Indonesia hari pertama ditutup dengan Malam Apresiasi Kadin 2025 yang dihadiri oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Anindya Bakrie Lantik Pengurus Kadin Kaltim 2025-2030 di Ibu Kota Nusantara
Forum Misi Dagang: Kadin Jatim dan Kadin DKI Jakarta Teken MoU Perdagangan
Buka Puasa Bersama Ketum Kadin Provinsi, Anindya Bakrie Bahas MBGnomics hingga Tarif Impor AS

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry