KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Titi Khoiriah Ungkap Peran Penting Pengusaha Perempuan jadi Penggerak Transformasi dan Ketahanan Ekonomi

Ankara – Kepala Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Titi Khoiriah, menegaskan pentingnya peran kamar dagang dalam memperkuat kapasitas dan akses pasar bagi wirausaha muda dan perempuan. Hal tersebut disampaikannya dalam Panel Discussion bertajuk “Innovation & Entrepreneurship: Young and Women Entrepreneurs” dalam acara The 40th Board of Directors Meeting of the Islamic Chamber of Commerce and Development (ICCD) di Ankara, Turki, pada 29 Juni 2026.

Titi menjelaskan bahwa kamar dagang memiliki empat prioritas utama dalam mendorong pengembangan dunia usaha. Prioritas pertama adalah memperluas akses ke pasar internasional melalui misi dagang dan perdagangan digital.

“Prioritas kedua adalah membangun kepemimpinan dan pendidikan eksekutif bagi para wirausaha agar mampu bersaing di tingkat global. Mengapa ini penting? Peningkatan kapasitas, profesionalisme, serta kemampuan melihat peluang pasar internasional menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pelaku usaha,” ujar Titi.

Selanjutnya, kamar dagang kata Titi juga berperan memfasilitasi akses investasi dan pembiayaan melalui koneksi dengan perbankan, lembaga keuangan mikro, hingga investor institusi. 

“Prioritas keempat adalah mendorong penyusunan kebijakan berbasis data, sekaligus memperkuat layanan keanggotaan, inkubasi bisnis, dan pendampingan bagi wirausaha, khususnya perempuan,” terang Titi.

Lebih lanjut, Titi menilai pemberdayaan perempuan melalui kewirausahaan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar. Perempuan yang berhasil membangun usaha tidak hanya mampu menciptakan kesejahteraan bagi dirinya sendiri, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi.

“Ketika perempuan menjadi pengusaha yang sukses, mereka dapat membangun kekayaan, berinvestasi secara finansial, menciptakan lapangan kerja, membuka berbagai peluang, serta berkontribusi penuh terhadap ketahanan dan pertumbuhan ekonomi,” kata Titi.

Titi menambahkan, perempuan merupakan salah satu penggerak utama transformasi ekonomi. Karena itu, organisasi seperti ICCD memiliki peran strategis sebagai platform yang menghubungkan para pengusaha perempuan dengan jejaring bisnis internasional serta membuka akses yang lebih luas ke pasar global.

Dalam kesempatan tersebut, Titi juga membagikan pengalaman profesionalnya sebagai Presiden Direktur sekaligus Komisaris Independen di bank milik pemerintah daerah (Bank Banten). Pengalaman tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa akses terhadap jaringan bisnis dan pembiayaan menjadi faktor penting dalam memperluas peluang usaha.

Meski demikian, Titi mengakui masih banyak wirausaha muda, terutama perempuan, yang menghadapi tantangan memperoleh akses pembiayaan karena belum memiliki skala usaha maupun aset yang memadai.

“Di sinilah peran kamar dagang menjadi sangat penting, yakni membantu mempromosikan wirausaha perempuan ke jejaring global, membuka akses pasar internasional, sekaligus memperluas akses terhadap pembiayaan,” pungkas Titi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Diplomasi Multilateral Kadin Indonesia Andi Anzhar Cakra Wijaya, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kadin Indonesia dan The Islamic Chamber Training Academy pada 30 Juni 2026.

Indonesia-Belarus Business Forum Hasilkan 11 Kerja Sama Strategis, Kadin Dorong Investasi Jangka Panjang
James Riady Ajak Belarus Jadikan Indonesia “Rumah Kedua” Investasi
Titi Khoiriah Ungkap Peran Penting Pengusaha Perempuan jadi Penggerak Transformasi dan Ketahanan Ekonomi

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry