Jakarta – Kepala Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Titi Khoiriah, menjadi pembicara pada Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Jakarta pada Rabu (13/08/2025).
Kegiatan ini merupakan forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan nasional untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah konkret dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Dalam paparannya, Titi Khoiriah menegaskan pentingnya membangun halal value chain yang terintegrasi dari hulu ke hilir, meliputi sektor food and baverages, fashion modest, farmasi, industri kesehatan berbasis halal, pariwisata halal, industri keuangan syariah.
Kemudian di sektor hulu seperti rumah potong hewan bersertifikasi halal.
“Penguatan rantai nilai halal merupakan kunci untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi syariah, baik di pasar domestik maupun internasional,” ujar Titi.
Titi juga menyoroti peran strategis digitalisasi dalam mengakselerasi ekosistem syariah nasional. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi distribusi, dan membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM berbasis syariah.
Kadin Indonesia lanjut Titi, berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, pembangunan jejaring internasional, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha ekonomi syariah nasional.
Titi juga menjelaskan adanya Program Kadin Halalpreneur yang diinisiasi oleh Badan Ekonomi Syariah Kadin.
Sebagai informasi, Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mempertegas arah kebijakan, mengoptimalkan potensi industri halal, serta memastikan ekonomi syariah dapat menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Badan Ekonomi Syariah Kadin Indonesia mendorong akselerasi Industri Halal, peningkatan export halal produk dan penguatan halal supply chain untuk pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi 8%.
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh ekonomi Syari’ah Nasional di antaranya Ma’ruf Amin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas, Deputi Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, perwakilan pelaku usaha, akademisi, serta komunitas pelaku ekonomi syariah.