KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Anindya Bakrie Lantik Jajaran Pengurus Kadin Bali, Dorong Pulau Dewata Jadi “Green Island” Berbasis Energi Bersih

Denpasar – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie melantik dan mengukuhkan Ketua Umum Kadin Provinsi Bali Made Ariandi beserta jajaran pengurus Kadin Provinsi Bali periode 2025-2030 yang berlangsung di Art Center, Denpasar, Bali pada Sabtu (25/04/2026).

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga citra Bali, terutama dalam pemberitaan di media, baik nasional maupun internasional. Menurut Anin, sapaan akrabnya, informasi yang tersebar di ruang publik memiliki dampak besar terhadap persepsi wisatawan.

“Pemberitaan kecil bisa menjadi besar. Isu terkait peta wisata, kenyamanan, hingga keamanan harus dijaga bersama. Kadin Indonesia akan turut menyuarakan pentingnya menjaga kualitas informasi, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah,” ujar Anin.

Lebih lanjut, Anin menyoroti perlunya perhatian khususnya terhadap sektor pariwisata di tengah indikasi penurunan wisatawan domestik, yang diduga dipengaruhi kenaikan harga tiket pesawat. Namun demikian, pergerakan wisatawan melalui jalur darat dinilai masih cukup stabil.

Anin juga mengapresiasi langkah pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong diversifikasi ekonomi, tidak hanya bergantung pada pariwisata, tetapi juga mengembangkan sektor pertanian dan ekonomi hijau. Anin menyebut Bali memiliki potensi menjadi “green island” atau pulau berbasis energi bersih.

“Konsep net zero island ini sangat relevan. Program waste to energy, kendaraan listrik, hingga kebijakan fiskal yang mendukung energi bersih menunjukkan Bali sangat progresif,” kata Anin.

Menurut Anin, kekuatan pariwisata Bali harus tetap dijaga sebagai sektor unggulan yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. 

“Pariwisata adalah ekspor yang tidak perlu dikirim ke luar negeri, karena asetnya ada di sini,” terang Anin.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Bali I Made Ariandi, menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan semangat kolaborasi yang lebih kuat.

Menurutnya, Kadin Provinsi Bali kini telah menghimpun hampir seluruh pemangku kepentingan ekonomi dalam satu wadah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, infrastruktur, kelistrikan, hingga ekonomi digital dan energi terbarukan.

“Kondisi semakin berat, maka semangat harus semakin tinggi. Seluruh pelaku ekonomi sudah tergabung di Kadin, ini menjadi kekuatan besar untuk menghadapi tantangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa persaingan Bali tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global, dengan destinasi seperti Vietnam, Kamboja, Tailan, hingga UEA. 

“Bali tidak hanya bersaing dengan daerah lain di Indonesia, tetapi dengan destinasi dunia. Namun Bali memiliki keunggulan dari sisi budaya, keramahan, dan energi positif yang tidak dimiliki daerah lain,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster, menyampaikan harapannya agar Kadin dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pemulihan sektor pariwisata, khususnya wisatawan domestik.

Ia mengakui adanya penurunan kunjungan domestik sekitar 20 persen secara kumulatif hingga April 2026, yang berkaitan dengan kenaikan biaya transportasi udara. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta untuk mencari solusi yang berkelanjutan. 

“Kami berharap ada dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan, termasuk memperkuat konektivitas dan aksesibilitas menuju Bali,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho Rotorasiko.

Anindya Bakrie Lantik Jajaran Pengurus Kadin Bali, Dorong Pulau Dewata Jadi “Green Island” Berbasis Energi Bersih
Survei Kadin Business Pulse Q1 2026, Anindya Bakrie: Efisiensi Perlu, tapi Harus Cepat Kembali ke Growth
Pelaku Usaha Lebih Menjaga Efisiensi dan Wait and See Hadapi Ketidakpastian Global

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry