Gorontalo – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) V dengan mengangkat tema “Bersatu, Berkolaborasi Membangun Ekosistem Bisnis Gorontalo yang Tangguh dan Inklusif” di Hotel Aston, Gorontalo pada Senin (21/09/2026).
Dalam Muprov tersebut, Andi Rahmatillah terpilih menjadi Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo periode 2026-2031 usai memperoleh suara lebih unggul dari Fauzan Fadel Muhammad.
Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana Kadin Indonesia M. Azis Syamsuddin yang hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan bahwa perbedaan pilihan dalam Muprov merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, perbedaan tersebut diharapkan tidak meninggalkan persoalan yang justru dapat mengganggu jalannya organisasi setelah proses pemilihan berakhir.
Azis menilai, tujuan utama Kadin bukan semata-mata soal kepemimpinan organisasi, melainkan bagaimana organisasi tersebut dapat menjalankan fungsi kemitraan dengan pemerintah dan ikut menggerakkan perekonomian daerah.
“Saya berharap dalam Muprov ini mengutamakan kebersamaan, karena Muprov ini intinya memilih ketua. Jadi siapapun yang terpilih harus merangkul seluruh pengurus dan anggota,” ujar Azis.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo Terpilih periode 2026-2031 Andi Rahmatillah mengatakan bahwa dirinya siap mengemban amanah dan juga mengabdi pada masyarakat khususnya di sektor UMKM dan pelaku usaha kecil lainnya.
“Insya allah amanah ini saya jalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab, tentu disertai support dan dukungan dari teman-teman pengurus semua,” kata Andi.
Lebih lanjut, Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan bahwa Kadin merupakan kelompok atau organisasi yang sangat dibutuhkan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan pembangunan di Provinsi Gorontalo.
“Ketika kami berjuang di Jakarta mencari peluang-peluang anggaran untuk Gorontalo, jalurnya adalah Kementerian. Tetapi ada satu jalur yaitu dunia usaha yang harus kami buka lebih lanjut dan di situlah peran Ketua Kadin (Provinsi) Gorontalo,” kata Gusnar.
Ia juga menyampaikan bahwa Kadin sebagai salah satu jembatan yang dapat membuka akses Gorontalo ke dunia usaha di tingkat nasional.
Menurut Gusnar, Kadin dapat membantu pemerintah mempromosikan berbagai potensi daerah kepada investor maupun pelaku usaha dari luar Gorontalo.
“Bagi saya Kadin menjadi jembatan bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo ke pusat, sekaligus mempromosikan potensi yang dimiliki Provinsi Gorontalo kepada swasta di luar Provinsi Gorontalo,” terangnya.
Hadir dalam acara tersebut WKU Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, WKU Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia Widiyanto Saputro dan WKU Bidang Otonomi Daerah Kadin Indonesia Sarman Simanjorang.