KADIN Indonesia

Visi
Menjadikan KADIN sebagai pilihan pertama dan utama dalam mewakili suara dan kepentingan dunia usaha beserta seluruh stakeholders-nya, berkaitan dengan pembuatan dan implementasi kebijakan ekonomi di seluruh Indonesia.
Misi
  • Struktur dan komposisi organisasi KADIN yang kuat di Pusat dan daerah sehingga menjadi mitra yang strategis dan efektif bagi pemerintah dan dunia usaha.
  • Reputasi dan kemandirian KADIN yang ternama sebagai sebuah organisasi dunia usaha dari segala aspek: institusi, keuangan, kepemimpinan, pelayanan masyarakat, dukungan politik, dan kerja sama internasional.
  • Anggota, stakholders, sumber daya, dan pembiayaan yang bergerak seirama dan bersama untuk mempercepat program reindustrialisasi perekonomian nasional, melahirkan local champion yang berpotensi menjadi global citizen.
  • Kerjasama dengan komunitas bisnis internasional yang paling relevan dan strategis dalam program reindustrialisasi perekonomian nasional. Foreign Direct Investment (FDI), ekspor, dan transfer of knowledge and technology yang signifikan.
  • KADIN bersama serikat pekerja dan dunia pendidikan menciptakan sebanyak-banyaknya “tenaga siap pakai” dengan kualifikasi internasional.
  • KADIN bersama pengusaha kreatif menciptakan sebanyak-banyaknya “inovasi dan teknologi siap pakai”
  • Sumber pendanaan dalam negeri dalam skala massif, berjangka panjang, dan signifikan dalam membangun industri di sektor-sektor yang paling strategis (pangan, perumahan, infrastruktur, energi, dsb).
Sekilas Tentang KADIN

Pembentukan organisasi KADIN Indonesia pertama kali dibentuk tanggal 24 September 1968 oleh Kadin Daerah Tingkat I atau Kadinda Tingkat I (sebutan untuk KADIN Provinsi pada waktu itu) yang ada di seluruh Indonesia atas prakarsa KADIN DKI Jakarta, dan diakui pemerintah dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 1973.

Sesuai dengan amanat dan semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional pembangunan di bidang ekonomi, maka pengusaha Indonesia dengan dilandasi jiwa yang luhur, bersih, transparan, dan profesional, serta produktif dan inovatif harus membina dan mengembangkan kerja sama sinergistik yang seimbang dan selaras, baik sektoral dan lintas-sektoral, antar-skala, daerah, nasional maupun internasional, dalam rangka mewujudkan iklim usaha yang sehat dan dinamis untuk mendorong pemerataan kesempatan berusaha yang seluas-luasnya bagi dunia usaha Indonesia dalam ikut serta melaksanakan pembangunan nasional dan daerah di bidang ekonomi.

Undang Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri menetapkan bahwa seluruh pengusaha Indonesia di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta secara bersama-sama membentuk organisasi Kamar Dagang dan Industri sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, dalam rangka mewujudkan dunia usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi yang bertumpu pada keunggulan nyata sumber daya nasional, yang memadukan secara seimbang keterkaitan antar-potensi ekonomi nasional, yakni antar-sektor, antar-skala usaha, dan antar-daerah, dalam dimensi tertib hukum, etika bisnis, kemanusiaan, dan kelestarian lingkungan dalam suatu tatanan ekonomi pasar dalam percaturan perekonomian global dengan berbasis pada kekuatan daerah, sektor usaha, dan hubungan luar negeri.

KADIN Daerah
Bali
Bali
Bangka Belitung
Bangka Belitung
Banten
Banten
Sumatera Utara
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Sumatera Barat
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Riau
Riau
Papua Barat
Papua Barat
Papua
Papua
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku Utara
Maluku
Maluku
Lampung
Lampung
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Timur
Jawa Barat
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Tengah
Jambi
Jambi
DKI Jakarta
DI Yogyakarta
DI Yogyakarta
DI Aceh
DI Aceh
Bengkulu
Bengkulu
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
Joint Opening Indonesia Net Zero Summit 2022 dan B20 Investment Forum: Aksi Iklim Kolektif untuk Dekarbonisasi Industri
KADIN Indonesia Bersama Kamar Dagang Swiss dan Eropa Meluncurkan Buku B20 Sustainability 4.0 Awards
Wakil Ketua KADIN Sulut Bidang UKM, Ivanry Matu
KADIN Sulut Dorong Usaha Rintisan Ramah Lingkungan di Sulawesi Utara
KADIN Net Zero Hub: Tanpa Dekarbonisasi Industri, Indonesia Sulit Mencapai Target NDC

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

9
Des 22
Seminar TKDN
Virtual
KADIN Indonesia
10
Nov 22
Jakarta International Premium Products Fair (JIPREMIUM) 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
9
Des 22
KADIN Banten Expo 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
Roadmap Strategi 2045 Menjadi Program Prioritas KADIN Indonesia 2023
Gelar Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Bahas Penguatan Ekonomi Daerah dan Nasional
Rapimnas KADIN 2022 Fokus Untuk Memperkuat UMKM
Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
B20 Summit Berhasil Hadirkan Communique untuk Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

Foto Kosong