Logo Kadin Indonesia

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry

Program Kerja

Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri memiliki total rencana kerja sebanyak 24 program yang berfokus kepada:

  • ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC) & ASEAN Summit 2023
  1. Telah melakukan handover ceremony ASEAN BAC pada tanggal 30 Januari 2023 di Jakarta
  2. Roadshow ini telah diselenggarakan di berbagai negara, yaitu Swiss, Singapura, Filipina, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Laos, dan negara lainnya
  3. ASEAN Summit 2023 yang akan diselenggarakan pada bulan Mei dan  September

 

  • Target Investasi Pemerintah
    Pada tahun 2023 akan menjadi mitra BKPM dalam pemenuhan target investasi pemerintah di tahun 2023 sebesar 1,4 juta USD

Yang termasuk dalam koordinasi Bidang Kemaritiman, Investasi dan Luar Negeri:

  • Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah
  • Bidang Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Infrastruktur
  • Bidang Hubungan Internasional
  • Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • Bidang Kelautan dan Perikanan
  • Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
  • Bidang Investasi


Program Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah

  1. Pengembangan Agrowisata sebagai Destinasi Wisata Unggulan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal. Kadin akan melakukan quick win project pengembangan agrowisata Danau Toba di sisi selatan, Kampung Baduy, serta wisata bahari. 
  2. Pengembangan Pertambangan Skala Kecil untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah. Melalui program ini, Kadin mendorong perusahaan pertambangan skala besar untuk bersinergi dengan jasa pertambangan lokal dan melibatkan pemilik lahan dalam mengelola sumber daya yang terkandung di dalamnya. 


Program Bidang Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Infrastruktur

  1. Percepatan SKKNI. Kadin mendorong sinergi multipihak mengenai percepatan pemenuhan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) khusus konstruksi untuk pemenuhan kebutuhan industri konstruksi dan infrastruktur Nasional.
  2. Penyusunan Standar Model Konstruksi untuk IKN. Model ini terfokus pada pencapaian safety performance project construction yang berbasis kepada maturity safety leadership project owner (khususnya untuk IKN)
  3. Sertifikasi Fresh Graduate Bidang Konstruksi. Kadin akan melibatkan Universitas, perguruan tinggi, asosiasi, badan usaha dan asosiasi profesi sebagai representasi masyarakat jasa konstruksi.
  4. Perbaikan  Regulasi. Kadin mendorong adanya perbaikan aturan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) dari pelaksanaan yang belum efektif berjalan yaitu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), memperbaiki aturan dari pelaksanaan regulasi perumahan/ properti yang belum sinkron, mengupayakan agar realisasi kenaikan harga Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang didukung Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) agar dapat segera diimplementasikan.


Program Bidang Hubungan Internasional

  1. Pengembangan Peluang Bisnis, Ekspor dan Investasi Amerika Latin. Kadin akan mengoptimalkan program ini melalui kegiatan G20 dan B20 di Brazil, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Peru dan Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC).
  2. Peningkatan Hubungan Perdagangan dan Investasi. Program ini akan dilaksanakan dengan melakukan kunjungan ke negara mitra, menggelar business forum, serta kerjasama antar chamber.
  3. Peningkatan dan Akselerasi Perundingan CEPA, FTA, PTA. Kadin akan fokus kepada EU-Indonesia CEPA, Canada-Indonesia CEPA, Indo Pasifik dan Mercosur Indonesia CEPA


Program Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan

  1. Memperkuat Pasar Karbon untuk Industri dan Kehutanan. Kadin akan menyiapkan beberapa anggota Kadin yang akan masuk dalam bursa karbon serta menyiapkan infrastruktur pasar karbon bersama kementerian terkait.
  2. Mendorong Kebijakan dan Implementasi Regenerative Forestry Business. Kadin akan menyusun strategi kampanye dan advokasi, serta memperkuat diplomasi dan jejaring baik nasional maupun internasional untuk implementasi pengesahan policy Forest Stewardship Council (FSC).
  3. Mendorong Perlindungan dan Pengembangan Ekosistem Mangrove. Untuk merealisasi program ini diantaranya akan dilakukan pemetaan potensi pilot model di anggota Kadin, mengelola kegiatan percontohan di zona inti dan perbatasan mangrove, serta menyediakan kegiatan ekonomi alternatif dan berkelanjutan sebagai pilihan bagi pekerja produksi arang.
  4. Mendorong Pengurangan Timbulan Sampah Sesuai Amanat Permen LHK No.75 Tahun 2019.


Program Bidang Kelautan dan Perikanan

  1. Meningkatkan Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) di Sub Sektor Perikanan Tangkap. Kadin akan merancang dan merealisasikan business model investasi penangkapan ikan di ZEEI dan laut lepas. 
  2. Peningkatan Investasi pada Budidaya Udang Intensif dan Berkelanjutan, salah satunya dengan reforestasi mangrove di tambak udang. 
  3. Meningkatkan Hilirisasi Produk Perikanan. Bersama dengan Ditjen PDSPKP, Kadin akan melakukan afiliasi website bidfish.id dengan bursa ikan KKP, serta melakukan optimalisasi sistem rantai dingin, distribusi dan logistik produk kelautan dan perikanan.


Program Bidang dan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

  1. Pengembangan Parekraf Terpadu. Program ini akan dilaksanakan dengan kolaborasi intra-institusi kegiatan event dan gerakan bertaraf internasional
  2. Parekraf Advocacy Initiative. Advokasi-advokasi akan dilakukan salah satunya terkait PP No. 24 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 24 Tahun 2019 tentang ekonomi kreatif.
  3. Place Making Ecosystem Initiative. Memanfaatkan ruang publik sebagai sarana pengembangan eco-system Ekonomi Kreatif yang kekinian, melalui kolaborasi yang dapat membantu sisi pemasaran, pengembangan produk, networking, serta melibatkan akademisi. Selain itu, Kadin akan melakukan kurasi pelaku ekonomi kreatif dan pelaksanaan kegiatan di lokasi terkait.


Program Bidang Investasi

  1. Mendorong OSS Sebagai Alat Bantu Pemenuhan Target investasi 2024. Kadin Indonesia akan melibatkan Kadin Daerah yang bisa membantu pendataan UMKM untuk selanjutnya dilakukan sosialisasi OSS agar UMKM mengerti tentang dasar legalitas usaha, serta mendorong penggunaan OSS sebagai faktor kemudahan berusaha dalam pencapaian target investasi 2024.
  2. Morning Coffee dengan BKPM. Program ini dilaksanakan untuk mendorong investasi di sektor unggulan dan menggali potensi investasi di Indonesia.
  3. Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Investasi. Program ini dilaksanakan melalui forum investasi berbasis wilayah, serta melaksanakan pilot project di tingkat desa pada 3 fokus sektor (Air bersih, energi, dan desa wisata).
  4. Global Investment Summit. Program ini dilaksanakan untuk mendatangkan investor berskala global untuk masuk dan melakukan investasi di Indonesia



Program Kami

Kadin Dorong Penggunaan TKDN di Sektor Alat Kesehatan
TVET Roundtable Ke 12 untuk Pengembangan Vokasi Kembali Dihelat
Kadin, ICHS dan BPJPH Gelar Kick Off Meeting Perdana untuk Pengembangan Industri Halal

KADIN INDONESIA

Indonesian Chamber of Commerce and Industry