Kamar Dagang Dan Industri Indonesia

KADIN Indonesia Mulai Rancang Peta Jalan Indonesia Emas 2045

KADIN Indonesia Mulai Rancang Peta Jalan Indonesia Emas 2045

Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) sejak 2016 lalu sudah merumuskan Visi Indonesia Emas 2045, yaitu Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan pendapatan yang tinggi dan berada di posisi 4 dunia sebagai negara maju, serta mempunyai kualitas manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) KADIN Indonesia Jumat, 2 Desember 2022 lalu, Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid menyampaikan bahwa menyusun peta jalan menuju Indonesia Emas 2045 menjadi salah satu program kerja utama KADIN Indonesia pada tahun 2023 mendatang. Hal ini merupakan komitmen KADIN Indonesia untuk membantu dan mewujudkan visi besar Presiden Jokowi.

“Peta jalan ini dibuat agar segala upaya, program serta inisiatif dapat lebih terkoordinasi dan terarah pada pencapaian target pembangunan 2045. Peta jalan juga harus dibuat secara bersama, kolaboratif dan inklusif karena setiap sektor berbeda tantangan dan peluangnya,” tambah Arsjad. KADIN Indonesia sama optimisnya dengan presiden Jokowi mengenai jalan kita untuk mencapai Indonesia Emas 2045 terbuka luas. Kita memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki negara lain; pasar yang besar, tenaga kerja produktif yang melimpah, kekayaan SDA dan populasi yang melek digital.

Bukan hanya itu saja, Indonesia juga telah mendapatkan kepercayaan dunia dengan berhasil menjadi tuan rumah G20-B20 tahun ini, dan menjadi penyelenggara ASEAN Business Advisory Council (BAC) Summit 2023. Ini semua adalah modal Indonesia untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan suatu bangsa

Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Arsjad melihat kita harus punya check point, terutama di 2030 untuk mengukur dan mengevaluasi apakah jalan kita untuk keluar dari middle income trap sudah berhasil atau tidak. Jika tidak, apa yang harus dibenahi dan jika berhasil apa yang harus ditingkatkan agar jalan menuju 2045 semakin mudah tercapai.

“Selain peta jalan, kita juga perlu memikirkan rekomendasi kebijakannya. Ini agar sinkron dan selaras. KADIN Indonesia perlu menggandeng universitas, lembaga penelitian untuk menciptakan kebijakan yang komprehensif dan jelas. Kita juga harus melibatkan pemikiran dari daerah melalui FGD, sehingga perencanaan perekonomian-nya inklusif, adil dan menjangkau seluruh Indonesia,” kata Arsjad.

Arsjad juga mengungkapkan bahwa secara khusus, peta jalan Indonesia Emas ini menargetkan empat klaster, yaitu hilirisasi, transformasi digital, pengentasan kemiskinan dan kesehatan serta ekonomi hijau.

“Dalam mencapai Indonesia Emas 2045, negara ini harus menyiapkan segala aspek mulai dari sekarang, dalam hal ini termasuk peta jalan yang jelas. Setidaknya, dalam lima tahun kedepan Indonesia sudah harus memiliki arah yang jelas, tegas dan konkret,” pungkas Arsjad.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Indonesia, Eka Sastra, mengatakan terdapat 2 persyaratan untuk menjadi negara maju, yaitu keberlanjutan dan keterbukaan. Sebagai mitra strategi pemerintah, KADIN Indonesia, kata Eka, sangat siap ketika diminta untuk ikut merumuskan peta jalan industri dan SDM nasional.

“Dengan mempercayakan pembuatan peta jalan kepada pelaku usaha, diharapkan rancangan peta jalan yang diciptakan adaptif, cepat, dan solutif, sehingga memberikan kontribusi dan dampak yang baik bagi Indonesia,” ucap Eka. Peta jalan Indonesia Emas 2045 ini rencananya akan diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2023.

###

Indonesia Trading House (ITH) di Swiss, Kerja Sama Antara KADIN dan Pasar Indonesia AG Diresmikan
KADIN Papua Siap Pasarkan Produk UMKM di Swiss
Peran KADIN Indonesia Semakin Kuat di World Economic Forum
KADIN NTT Salurkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Flores Timur
Hilirisasi: Kunci Untuk Memaksimalkan Nilai Tambah Perekonomian Indonesia

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

2
Feb 23
Industrial Roadshow & Business Forum 2023
Jumpa
KADIN Indonesia

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

KADIN Indonesia dan Indosat Ooredoo Fasilitasi Beasiswa Programming
KADIN Aceh Memberikan Generator Oksigen Ke RSUD Meuraxa
Jelang Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Adakan Beberapa Pertemuan Penting
Joint Opening Indonesia Net Zero Summit 2022 dan B20 Investment Forum: Aksi Iklim Kolektif untuk Dekarbonisasi Industri
KADIN Indonesia Bersama Kamar Dagang Swiss dan Eropa Meluncurkan Buku B20 Sustainability 4.0 Awards

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN DKI Jakarta Imbau Pelaku UMKM Tak Khawatir Soal Integrasi NIK Jadi NPWP
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM
KADIN Atasi Masalah Keuangan pada UKM

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

2
Feb 23
Industrial Roadshow & Business Forum 2023
Jumpa
KADIN Indonesia
9
Des 22
Seminar TKDN
Jumpa
KADIN Indonesia
10
Nov 22
Jakarta International Premium Products Fair (JIPREMIUM) 2022
Jumpa
KADIN Indonesia
KADIN Indonesia Gandeng BKPM Gaet Investor Global di Indonesia Pavilion Davos 2023
Roadmap Strategi 2045 Menjadi Program Prioritas KADIN Indonesia 2023
Gelar Rapimnas 2022, KADIN Indonesia Bahas Penguatan Ekonomi Daerah dan Nasional
Rapimnas KADIN 2022 Fokus Untuk Memperkuat UMKM

B20 Summit Indonesia 2022 | 13-14 November | Bali

Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth

Foto Kosong